Headline Tribun Timur
5 Poin Lagi, PSM Kampiun Liga 1 2022/2023
Satu poin didapatkan PSM Makassar dari Persita Tangerang usai bermain imbang 0-0 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Senin (13/3/2023) sore.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSM Makassar kian dekat menjadi juara Liga 1 2022-2023.
Satu poin didapatkan PSM Makassar dari Persita Tangerang usai bermain imbang 0-0 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Senin (13/3/2023) sore.
Tambahan satu poin membuat PSM saat ini mengoleksi 66 poin. Pluim dkk cukup mencari lima poin tambahan dari empat laga sisa untuk mengunci gelar juara.
Artinya, dari empat laga tersisa, PSM cukup menang sekali dan imbang dua kali untuk menjadi juara tanpa harus memikirkan Persib Bandung dan Persija Jakarta yang menguntit di posisi dua dan tiga klasemen sementara.
Tambahan lima poin membuat PSM Makassar koleksi 71 poin.
Jumlah ini akan sama dengan poin Persib Bandung dengan catatan tim Tanah Pasundan itu memenangkan enam pertandingan sisa. Maung Bandung kini mengumpulkan 53 poin.
Jika poin akhir PSM dan Persib sama-sama 71, Laskar Pinisi tetap jadi kampiun karena unggul head to head.
Dua kali pertemuan musim ini, Ramadhan Sananta selalu mengalahkan Achmad Jufriyanto cs.
Sementara Persija hanya akan finis dengan 69 poin dengan catatan wajib memenangkan 6 laga sisa.
Peluang PSM mendapat minimal lima poin tambahan cukup terbuka.
Sebab, dari empat laga sisa, dua diantaranya dimainkan di kandang, yakni Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Parepare.
Melawan Bhayangkara United pada Jumat, 17 Maret dan menjamu Borneo FC (belum ada jadwal pertandingan karena menjadi pertandingan terakhir).
Laga akhir liga 1 atau laga pekan ke-34 memang sering tidak ditentukan tanggalnya karena menunggu hasil pertandingan pekan ke-33.
Pertimbangannya, jika ada dua atau tiga tim yang poinnya selisih tipis, maka laga terakhir tim-tim tersebut akan dimainkan bersamaan.
Dua pertandingan lainnya dimainkan di markas lawan. Yaitu melawan Madura United pada 31 Maret dan menantang PSIS Semarang pada 6 April.
Kans menang PSM melawan Bhayangkara dan Borneo terbuka lebar karena bermain di hadapan pendukung sendiri yang rindu gelar juara.
Meski jadi tim kandidat juara Liga 1 musim ini, Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares tidak tahu posisi timnya berada di mana.
Yang pasti, tim besutannya telah mengunci posisi tiga besar klasemen di akhir musim dengan jumlah poin 66 sekarang.
Jumlah ini tidak bisa lagi dilampaui oleh Borneo Samarinda FC di urutan empat dengan 50 poin.
Maksimal poin dikumpulkan Pesut Etam hanya 65 poin jika sapu bersih lima laga sisa dengan kemenangan.
"Jujur saya tidak tahu di posisi apa kita berada. Tapi satu yang pasti kita sudah mengamankan tiga besar," katanya Bernardo Tavares saat konferensi pers usai pertandingan.
"Menurut saya dengan apa yang saya lihat, saya tidak bisa bilang kita adalah kandidat juara," sambungnya.
Baca juga: 3 Penghargaan Diraih PSM Makassar Jika Menangkan Gelar Juara Liga 1 dari Persib Bandung dan Persija
Tanpa Yuran
PSM Makassar terancam tanpa Yuran Fernandes di beberapa laga terakhir.
Pemain asal Cape Verde ini berpotensi diberi sanksi tambahan akibat kartu merah karena protes berlebihan kepada wasit saat lawan Persita.
Syukurnya, anak-anak Makassar mampu menjaga gawangnya dari kebobolan meski bermain dengan 10 pemain setelah Yuran diusir keluar lapangan di menit ke-74.
"Terlalu mudah untuk wasit memberikan kartu kuning, kartu merah, hukuman ekstra kepada pemain PSM Makassar," ucapnya.
Belum lagi, empat tim jadi lawan PSM Makassar di akhir musim adalah tim kuat.
Terdekat akan lawan Bhayangkara di Stadion BJ Habibie, Parepare.
The Guardian menunjukkan permainan yang terus menanjak. Enam laga terakhir berhasil dimenangkan.
"Bhayangkara adalah tim yang kuat. Bhayangkara tim bagus, sedang menanjak," sebut juru taktik 42 tahun ini.
Lalu melawat ke Markas Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.
Laskar Sape Kerab mengalahkan PSM Makassar di putaran pertama. Bahkan, menyudahi catatan 13 laga PSM Makassar tidak terkalahkan.
Pertandingan PSM Makassar vs Madura United akan berlangsung di bulan Ramadan sehingga dimainkan pada malam hari.
"Madura United tim kalahkan kita di pertemuan pertama. Kita harus bertanding jauh di sana, dan masuk lagi bulan Ramadan," sambung Bernardo Tavares.
Selanjutnya, PSM lawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri.
"Setelah itu lawan PSIS dan kita tidak boleh remehkan PSIS karena mereka punya nama besar, tim kuat," ujar mantan talent scouting FC Porto ini.
Terakhir, menjamu Borneo Samarinda FC di Stadion BJ Habibie, Parepare.
Makanya, Bernardo Tavares masih enggan membicarakan tentang juara. Fokus hadapi satu pertandingan ke pertandingan lainnya.
"Kita tidak bisa membicarakan tentang juara. Saya hanya bisa membicarakan pertandingan selanjutnya. Untuk meraih hasil terbaik di pertandingan selanjutnya," pungkasnya.
HL Tribun Timur edisi Selasa (14/3/2023). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Skuad-PSM-Makassar-saat-lawan-Persita-Tangerang-di-Stadion-Indomilk-Arena-m.jpg)