Headline Tribun Timur
11 Sungai Sumber Banjir Makassar
Sebanyak 11 sungai menjadi sumber banjir di Kota Makassar awal tahun 2023 ini.
Tetapi, Pemkot kata Danny Pomanto akan turun membantu demi meringankan beban masyarakat Kota Makassar.
Lanjut walikota dua periode ini, Pemkot tidak akan membiarkan warganya berjuang sendiri. Jadi solusinya ini membutuhkan pengerukan sungai.
"Saya akan berkoordinasi dengan BBWS Pompengan Jeneberang untuk turunkan alat berat yang kita punya. Meski ini kewenangan balai tapi tidak apa-apa kita bersinergi, saling bantu," ujarnya.
Menurutnya, masalah banjir merupakan persoalan teknis dan harus ditangani dengan cara teknis pula.
Tidak hanya pengerukan, Danny juga berencana akan membuat jalur tembusan air sungai.
Baca juga: Banjir Rob Landa Sinjai Selama 2 Hari
Namun, kendalanya harus melakukan pembebasan lahan terlebih dahulu.
“Kita akan ajak diskusi warga dulu, dari pada di sini banjir terus. Kita akan anggarkan dan bicara dengan semua pihak terkait karena panjang yang akan dikerjakan itu 169 meter,” katanya.
Sungai Dangkal
Semua sungai dan kanal sudah dangkal hingga sampah bertumpuk. Sehingga, aliran terganggu dan volumenya berkurang untuk menampung air.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang mulai turun tangan atasi banjir Kota Makassar.
Saat ini, BBWS berupaya mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur pengendali banjir.
Hal ini guna membantu mengatasi banjir di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
BBWS Pompengan Jeneberang bahkan melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk membersihkan drainase dan kanal di Kota Makassar.
Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Djaya Sukarno akan memanfaatkan kolam regulasi Nipa-nipa, Waduk Tunggu Pampang hingga Long Storage di kawasan Tanjung Bunga untuk pengendalian banjir.
Djaya menyebut untuk pemeliharaan sungai dan saluran di Makassar dilakukan agar fungsi utamanya tetap sesuai dengan kapasitas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kondisi-Waduk-Tunggu-Pampang-kala-hujan-deras-melanda-kota-Makassar-vv.jpg)