Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Butuh Tiga Poin Ambil Alih Klasemen, Rasyid Bakri Harap Dukungan Suporter PSM Lawan Barito Putera

PSM Makassar berpeluang ke puncak klasemen karena Persija Jakarta yang berada di posisi dua dengan 44 poin alami penundaan pertandingan.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
PSM MAKASSAR
Pemain PSM Makassar Kenzo Nambu saat lawan Arema FC di Stadion PTIK, DKI Jakarta, Sabtu (4/2/2023). PSM Makassar berpeluang ke puncak klasemen karena Persija Jakarta yang berada di posisi dua dengan 44 poin alami penundaan pertandingan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSM Makassar butuh tiga poin untuk mengambil alih puncak klasemen pada pekan ke-23 Liga 1 2022-2023.

Puncak klasemen bisa diambil alih sementara jika berhasil menaklukkan tamunya, PS Barito Putera di Stadion BJ Habibie, Parepare, Kamis (9/2/2023) pukul 16.00 Wita.

Jika menang dari Laskar Antasari, skuad Laskar Pinisi kembali pimpin klasemen dengan 47 poin. Sekarang di peringkat tiga dengan 44 poin.

PSM Makassar berpeluang ke puncak klasemen karena Persija Jakarta yang berada di posisi dua dengan 44 poin alami penundaan pertandingan.

Seyogyanya Macan Kemayoran bertanding lawan Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena, Tangerang pada hari ini, Selasa (7/2/2023). Namun, ditunda karena masalah keamanan.

Sementara pemimpin klasemen saat ini Persib Bandung baru bermain sehari setelah PSM Makassar.

Persib menantang Bali United di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Jumat (10/2/2023).

Pemain PSM Makassar Rasyid Bakri optimis bisa meraih kemenangan dari Barito Putera.

Apalagi, akan bermain dihadapan ribuan pendukungnya.

Klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ini dalam tren positif. 

Dua pertandingan terakhir disapu bersih dengan kemenangan. Lawan RANS Nusantara (3-1) dan Arema FC (1-0).

"Optimis menang, InsyaAllah tiga poin lagi," ucap Rasyid, Selasa (7/2/2023).

Pemain nomor punggung 17 ini berharap, suporter hadir lawan Barito Putera bisa lebih banyak dibandingkan lawan RANS Nusantara.

Sebab, kehadiran suporter dengan nyanyian dan koreografinya sangat memotivasi para pemain di pertandingan.

"Mudah-mudahan banyak suporter lagi datang dibandingkan lawan RANS Nusantara," harapnya.

"Sangat berpengaruh (suporter), apalagi kalau tim ketinggalan, butuh tenaga tambahan di menit krusial, nyanyian, tepuk tangan itu memotivasi dan sangat berpengaruh ke psikologi pemain. Itu yang sangat dinantikan," ungkap Rasyid.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved