Penanganan Stunting
Buka Coaching Clinic Pengisian Webmon, Wabup Gowa Harap Sinergitas Penguatan Penanganan Stunting
Khusus di Kabupaten Gowa, dirinya menyebutkan saat ini stunting berada di angka 33 persen.
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Sulawesi Selatan terus melakukan upaya penanganan stunting.
Salah satunya dengan cara Coaching Klinik Pengisian Web Based Monitoring (Webmon) Program Stunting Tingkat Kabupaten Gowa.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Gowa H Abd Rauf Malaganni menyebut Webmon hadir sebagai alat bantu untuk memantau pelaksanaan dan pelaporan delapan aksi konvergensi yang dilaksanakan oleh seluruh kabupaten/kota.
"Saya mendukung dan mengapresiasi program USAID ERAT melalui kegiatan penguatan kolaborasi lintas sektor melalui bantuan pengisian Webmon program stunting di Kabupaten Gowa," kata ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gowa ini saat membuka acara di Hotel Aston, Makassar, Selasa (7/2/2023).
Menurutnya, kehadirian Webmon diharapkan dapat meningkatkan sinergitas kegiatan stakeholder baik dari pemerintah daerah maupun non pemerintah daerah dalam intervensi penanganan stunting yang sifatnya intervensi spesifik maupun sensitif.
“Saya berharap setelah kegiatan kapasitas peserta dapat meningkat dalam pengimputan data stunting secara benar dan sistematis serta penguatan komitmen OPD dalam pengimputan delapan aksi konvergensi," katanya.
Saat ini stunting merupakan salah satu permasalahan yang menjadi fokus Pemerintah Pusat hingga Daerah.
Perhatian yang serius dari seluruh pihak sangat dibutuhkan karena ini sangat berkaitan erat dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya Gowa di masa yang akan datang.
Pemerintah Pusat menargetkan pada tahun 2024 angka stunting secara nasional sebesar 14 persen.
Sementara khusus di Kabupaten Gowa, dirinya menyebutkan saat ini stunting berada di angka 33 persen.
Olehnya itu, dirinya berharap sinergitas dan kolaborasi dari semua pihak dalam penurunan angka stunting.
“Kita harus tetap optimis untuk dapat menurunkan angka prevalensi stunting sesuai dengan target nasional, salah satunya dengan pengembangan inovasi yang diharapkan dimiliki oleh seluruh OPD terkait,” harapnya.
Sementara itu, Provencial Governance Advisor USID ERAT, Sarwansa Sahabuddin menyambut baik komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam upaya penanganan stunting.
Dia menilai komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam upaya penanganan stunting sangat kuat.
“Hasil pemantaun kami di media sosial terkait stunting ini di mana Bapak Wakil Bupati Gowa menyatakan komitmen yang sangat kuat didalam rangka menurunkan angka stunting ini,” ungkapnya.
Tujuan dari kegiatan ini untuk menyamakan persepsi dalam pengisian data Webmon.
“Saya berharap pertemuan selama dua hari ini dipergunakan seoptimal mungkin. Karena ini terkait input data-data dan jauh yang lebih kuat nanti adalah kita membangun komitmen yang kuat untuk Gowa kedepan,” ujarnya.(*)
Laporan Wartawan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Gowa-membuka-Coaching-Klinik-Pengisian-Webmon.jpg)