Persija vs PSM Makassar

Bek Persija Hansamu Yama Bertekad Kudeta PSM Makassar di Puncak Klasemen Liga 1

Jika Macan Kemayoran menang atas PSM Makassar, Persija berpeluang mengkudeta puncak klasemen Liga 1.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
dok Persija
Bek Persija Jakarta Hansamu Yama. Hansamu Yama bertekad bawa Persija Jakarta bangkit ketika bersua PSM Makassar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/1/2023) pukul 16.30 Wita. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Hansamu Yama bertekad bawa Persija Jakarta bangkit ketika bersua PSM Makassar.

Kedua tim akan bertemu di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/1/2023) pukul 16.30 Wita.

Persija memang dalam kondisi angin-anginan.

Tidak konsisten di beberapa pertandingan terakhir.

Bahkan, hasil minor diraih saat lawan Persis Solo.

Takluk dengan skor 0-1.

Makanya, kata Hansamu, lawan PSM Makassar sebagai pemuncak klasemen Liga 1 jadi pertandingan penting.

PSM Makassar pimpin klasemen dengan 38 poin.

Sementara Persija di posisi empat dengan 35 poin.

Jika Macan Kemayoran menang atas Laskar Pinisi, Persija berpeluang mengkudeta puncak klasemen Liga 1.

"Lawan PSM Makassar kita lawan pemimpin klasemen sementara. Ini pertandingan sangat penting buat kami," katanya saat pre match konferensi pers pada Selasa (24/1/2023).

Sebagai bentuk persiapan, bek Timnas Indonesia menyampaikan, timnya telah benahi kesalahan di pertandingan sebelumnya.

Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Persija vs PSM Makassar, Pluim Turun Sejak Menit Awal, Kenzo Nambu Cadangan

Baca juga: Bernardo Tavares Minta Persija Hormati Suporter PSM

Hal ini demi menampilkan permainan terbaik di depan suporter Persija.

Terpenting, meraih kemenangan sehingga bisa ke puncak klasemen.

"Kami sudah evaluasi dari kesalahan pertandingan sebelumnya. Kami ingin memberikan yang terbaik buat suporter Persija dan mau ke puncak klasemen," tegas Hansamu.

Pemain 28 tahun ini menjadikan laga lawan PSM Makassar untuk kembalikan konsistensi permainan Persija.

Sebab, pasca Liga 1 dihentikan akibat Tragedi Kanjuruhan, klub kebanggaan masyarakat Jakarta ini tampil inkonsisten.

Berbeda 180 derajat sebelum liga dihentikan. Kemenangan demi kemenangan diraih.

"Kami bertekad mengembalikan konsistensi permainan Persija. Seperti kita ketahui, di awal bermain konsisten, tapi setelah kejadian itu (Tragedi Kanjuruhan), kita kurang fokus," papar Hansamu.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved