Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Progres Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin Baru 65 Peren

Dia menambahkan, kondisi penerbangan sebelumnya sempat terpuruk, sehingga mempengaruhi pendapatan Angkasa Pura.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Nurul Hidayah Tribun Maros
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Proses pelebaran Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar akan dipastikan kembali dilanjutkan di tahun ini.

Saat ini progres pembangunan baru sekitar 65 persen.

Hal ini disampaikan General Manager Bandara Sultan Hasanuddin PT Angkasa Pura I Wahyudi, Kamis (5/1/2023).

Ia mengatakan prose pembangunan sempat tertunda akibat Covid-19 yang melanda seluruh dunia.

"Tahun ini kita berencana akan kembali melanjutkan pembangunan bandara. Sebelumnya memang sempat tertunda hingga dua tahun. Kita doakan saja, tahun ini bisa kembali dilanjutkan," jelasnya.

Dia menambahkan, kondisi penerbangan sebelumnya sempat terpuruk, sehingga mempengaruhi pendapatan Angkasa Pura.

Hal ini tentu saja berdampak pada keuangan perusahaan milik pemerintah tersebut. 

Dia mengakui, PT Angkasa Pura tak punya uang untuk melanjutkan pembangunan.

"Makanya pembangunan perluasan bandara dihentikan. Doakan sajaz Angkasa Pura dalam kondisi yang baik, sehingga memiliki kemampuan untuk melanjutkan pembangunan perluasan bandara ini," ujarnya.

Dia mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan berapa anggaran yang dibutuhkan hingga pembangunan bandara rampung. 

"Kita belum bisa pastikan masih butuh anggaran berapa lagi. Yang pasti masih banyak yang harus ditambah dari pembangunan sebelumnya," terangnya. 

Wahyudi melanjutkan, bila melihat progres perluasan bandara, maka masih banyak yang harus dibenahi. 

Bahkan kata dia, pembangunan perluasan bandara, baru mencapai sekitar 65 persen.


"Masih banyak yang harus dilakukan. Ibarat bangun rumah, masih harus finishing. Inilah yang harus diselesaikan. Seperti jalan masuk, gedung parkir, gedung utama, gedung selatan. Pokoknya baru rampung sekitar 65 persen lah dari target," jelasnya.


Wahyudi menambahkan, mengingat progreas pengerjaan bandara sudah dilakukan tahun ini, maka pihaknya menargetkan, penyelesaian pembangunannya bisa tahun 2024. 


"Target rampungnya tahun 2024. Itupun jika tidak ada hal-hal yang memberatkan bagi kami PT Angkasa Pura ya," bebernya.  


Wahyudi menambahkan, nantinya jika perluasan bandara telah rampung sepenuhnya, maka dipastikan mampu menampung sekitar 15 juta orang. 


Angka ini bertambah dua kali lipat dari kapasitan bandara yang ada saat ini yang hanya bisa menampung sekitar 8 juta orang.


Sebelumnya diberitakan, pembangunan perluasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ini membutuhkan anggaran sekitar Rp2,4 triliun. 


Pembangunannya sendiri telah dilakukan sejak tahun 2019 lalu. Namun terhenti akibat pandemi Covid-19.


Perluasan bandara Sultan Hasanuddin ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kunjungan wisata di Sulsel. 


Sehingga bisa menambah PAD pemerintah dari sektor pariwisata.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved