Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

5 Profesor UNM Uji Proposal Disertasi Kapolrestabes Makassar Kombes Budhi Haryanto

Ujian itu dipandu Rektor UNM Prof Husain Syam selaku promotor atau ketua dan Prof Hasnawi Haris, M Hum selaku Sekretaris atau Kopromotor.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM/Muslimin Emba
Kloase foto-foto suasana seminar proposal doktor program Administrasi Publik Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto di Universitas Negeri Makassar, Jl AP Pettarani, Kamis (5/1/2023) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto, menjalani seminar proposal doktor atau S3 Program Administrasi Publik di Universitas Negeri Makassar (UNM).

Ujian proposal itu berlangsung, Lantai 7 Ruang Rapat Gedung Phinisi, Jl AP Pettarani, Makassar, Kamis (5/1/2023) siang.

Ujian itu dipandu Rektor UNM Prof Husain Syam selaku promotor atau ketua dan Prof Hasnawi Haris, M Hum selaku Sekretaris atau Kopromotor.

Sementara untuk penguji internal, ada Prof Dr Haedar Akib, Prof Dr Rifdan, Prof Dr H Hamsu Abdul Gani dan Dr Sulaiman Samad.

Dalam ujian proposal itu, Kombes Pol Budhi Haryanto memparkan proposal disertasi yang diajukan.

"Strategi Kepolisian Polrestabes dalam Pelayanan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Kota Makassar"

Prof Husain Syam selaku promotor pun memberikan waktu 15 menit Budhi Haryanto untuk memaparkan proposal penelitiannya.

Budhi Haryanto yang hadir percaya diri pun memaparkan secara gamblang terkait judul yang diajukan.

Mulai dari latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, tinjauan pustaka hingga metode penelitian deskriptif kualitatif.

Ada tiga tujuan penelitian dipaparkan Budhi, di hadapan lima Profesor dan seorang doktor.

Yaitu, Bagaimana tipologi strategi kepolisian dalam pelayanan Harkamtibmas polrestabes di Makassar.

Apa faktor determinan strategi kepolisian dalam pelayanan Harkamtibmas polrestabes di Makassar.

Bagaimana model rekomendasi (recommended model) strategi kepolisian pelayanan Harkamtibmas polrestabes di Makassar.

Seusai pemaparan Budhi, Prof Husain Syam pun mempersilahkan penguji internal memberikan masukan.

Salah satu masukan yang diberikan yaitu terkait penggunaan kata dan kalimat pada judul disertasi yang diajukan Budhi.

Judul yang dianggap bermakna mikro itu pun diusulka menjadi, "Strategi Pelayanan Harkamtibmas di Kepolisian"

Poin yang mendapat perhatian khusus dari para penguji ialah implementasi teori pada tinjauan pustaka.

Dimana, salah satu teori yang digunakan Budhi 'Konselor Sebaya dalam Menyelesaikan Kejahatan'.

Konselor sebaya itu, dianggap salah satu cara ampuh untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan.

Seperti pelaku kejahatan jalanan yang biasanya melibatkan remaja, itu dapat dipengaruhi untuk berubah oleh remaja seumurannya atau sebayanya.

Promotor dan para penguji pun memuji materi proposal yang dipaparkan secara lugas oleh Budhi.

Terlebih rancangan proposal yang dibuat Budhi dianggap sudah sangat siap untuk ditindaklanjuti dengan penelitian. 

"Sangat bagus rancangan penelitiannya. Menurut catatan saya, ini adalah proposal terlengkap yang pernah ada, justru mengalahkan orang-orang akademisi," kata Prof Husain Syam ditemui seusai seminar.

Prof Husain melihat, Budhi yang kesehariannya bekerja sebagai Kapolretabes Makassar sudah dibekali dengan ilmu sebagai praktisi.

Hal itulah, yang menurut dia, membuat mahasiswa S3-nya itu dianggap matang untuk segera melakukan penelitian dalam jangka waktu tiga bulan ke depan.

"Kalau akademisi, kadang-kadang tidak begitu runut, tidak begitu tuntas cara berpikirnya, ini bagus sekali karena beliau juga praktisi," ujar Husain Syam.

"Sampai kepada metode-metode yang akan digunakan dalam penyelesaian itu sangat bagus sekali," sambungnya.

Terkait masih ada saran-saran yang muncul dalam seminar proposal, Prof Husain menganggap itu bagian dari upaya menghadirkan hasil penelitian yang lebih baik.

"Yah itu sebagai tambahan untuk membuat penelitian Budhi ini bisa lebih sempurna lagi," ucapnya.

Nilai yang diperoleh Budhi dalam seminar itu, kata dia, sangat tinggi dengan angka 95.

"Untuk nilainya excellent, 95 nilainya.93 saja itu sudah A, ini sangat bagus sebagai langkah awal," terang Husain.

Prof Husain pun berharap, penelitian yang dilakukan Budhi nantinya dapat menghasilkan sebuah karya akademik yang paripurna.

"Harapannya nanti, penelitian ini bisa menjadi role model nasional digunakan kepolisian di seluruh Indonesia terkait strategi meningkatkan pelayanan harkamtibmas," harapnya.

Kombes Pol Budhi Haryanto, yang dihampiri seusai seminar mengatakan, judul yang diangkat tidak terlepas dari upaya-upaya Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Terlebih kondisi masyarakat yang terus bergerak dinamis, kata Budhi, maka diperlukan ramuan strategi pelayanan atau penanganan yang berakar pada sumber masalah.

Budhi pun mencontohkan permalasahan tindak kriminal di Kota Makassar, yang didominasi kalangan usia remaja-pemuda.

"Kami temukan banyak masalah, pertama misalnya, masalah anak-anak putus sekolah, anak-anak yang tidak mendapatkan tempat untuk melakukan atau menyalurkan aktivitas hobinya," terang Budhi menggambarkan kondisi permalasahan tindak kriminal di Kota Makassar.

"Anak-anak yang kurang perhatian oleh orang tuanya, dan mereka yang terpengaruh oleh lingkungannya sehingga melakukan kejahatan," sambungnya.

Dari masalah itu, imbauan, pendekatan persuasif hingga penindakan tegas, telah dilakukan.

Hanya saja kata dia, hasilnya belum maksimal untuk menekan atau mencegah kejahatan itu kembali terjadi.

Sehingga, dalam penelitian yang dilakukan, Budhi pun mencoba untuk menguji suatu metode pendekatan lain.

Salah satunya yakni, dengan merangkul mantan penjahat untuk menyadarkan penjahat lainnya.

Metode itu selaras dengan teori 'Konselor Sebaya' yang telah dicantumkan dalam tinjauan pustaka Budhi.

"Ini coba kita ramu strateginya dalam bentuk kajian akademis. Berdasarkan apa yang kami lihat, kami akan coba uji atau gunakan ke mantan-mantan pelaku kriminal ini untuk ikut berperan menyadarkan pelaku lainnya," tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved