BLT BBM

1.275 Warga Pangkep Terima BLT BBM Totalnya Rp 382 Juta

Penyaluran BLT BBM senilai Rp 382,5 Juta ini diberikan kepada keluarga penerima manfaat yang belum pernah menerima bantuan sosial.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
Humas Pemprov Sulsel
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman serahkan BLT BBM ke warga di Kantor Lurah Borimasunggu, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Kamis (29/12/2022). Sebanyak 1.275 orang di Kabupaten Pangkep menerima BLT BBM. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PANGKEP - Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM kembali disalurkan kepada masyarakat.

Kali ini, 1.275 orang di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima BLT BBM.

Penyerahan BLT dilakukan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Kantor Lurah Borimasunggu, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Kamis (29/12/2022).

Penyaluran senilai Rp 382,5 Juta ini diberikan kepada keluarga penerima manfaat yang belum pernah menerima bantuan sosial melalui APBD dan APBN.  

"Alhamdulillah, hari ini dilakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM Provinsi Sulsel kepada 1.275 orang di Kabupaten Pangkep dengan nilai Rp 382,5 Juta," katanya.

BLT BBM ini disalurkan untuk mengatasi dampak inflasi. 

Serta diharapkan dapat bermanfaat bagi keluarga penerima.

"Kita harap mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan baik. Penyerahan bantuan ini sesuai dengan arahan bapak Presiden, untuk mengatasi dampak inflasi," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pangkep Muh Yusran Lalogau merasa bersyukur dan senang warga Pangkep menjadi sasaran penyaluran BLT BBM oleh Pemprov Sulsel.

"Saya selaku Bupati Kabupaten Pangkep mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Gubernur, perhatian beliau kepada seluruh masyarakat," kata Muh Yusran Lalogau.

Baca juga: 4.600 Warga Barru Layak Terima BLT BBM

Baca juga: Andi Sudirman Salurkan BLT BBM Rp634,2 Juta untuk Warga Bone Dititip ke Bupati

Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan anggaran Rp 15 Miliar khusus untuk mengatasi dampak inflasi. 

Salah satunya dialokasikan untuk subsidi transportasi umum Rp 2 Miliar.

Anggaran tersebut merujuk pada aturan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 134/PMK.07/2022.

Aturan ini tentang Belanja Wajib dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved