Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hari Ibu

Begini Cara Ketua PKK Sulsel Naoemi Octarina Maknai Hari Ibu

Naoemi Octarina mengatakan Hari Ibu menjadi momentum penting untuk mengenang dan memaknai kembali peran perempuan.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
TP PKK memperingati momentum Hari Ibu ke 94 tahun di Baruga Pattingalloang, Rujab Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Makassar, Selasa (27/12/2022). Acara ini dihadiri oleh pengurus TP PKK Sulsel dan daerah, hingga pejabat perempuan lingkup Pemprov Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memperingati momentum Hari Ibu ke 94 tahun.

Puncak hari ibu yang dilakukan TP PKK Sulsel digelar di Baruga Pattingalloang, Rujab Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Selasa (27/12/2022).

Acara ini dihadiri oleh pengurus TP PKK Sulsel dan daerah, hingga pejabat perempuan lingkup Pemprov Sulsel.

Mereka serentak menggunakan kebaya di momentum spesial untuk para ibu dan wanita tersebut.

Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina mengatakan Hari Ibu menjadi momentum penting untuk mengenang dan memaknai kembali peran perempuan.

Perempuan telah menjadi bagian pergerakan Indonesia dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Peringatan hari ibu juga berarti penghargaan pada peran besar kaum Ibu yang memiliki andil sangat besar dalam membangun generasi bangsa yang berkualitas.

"Hari Ibu di Indonesia tidak sepenuhnya serupa dengan Mother’s Day sebagaimana negara-negara di belahan dunia lain merayakannya," ucap Naoemi.

Menurutnya, Hari Ibu di Indonesia memiliki makna yang jauh lebih besar.

Yakni dilandasi oleh tekad dan perjuangan kaum perempuan untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Peringatan Hari Ibu (PHI) sejatinya adalah penanda pergerakan perempuan Indonesia dari masa ke masa dalam mendidik generasi bangsa.

Sekaligus berperan besar dalam menyuarakan hak-haknya guna mendapatkan perlindungan dan mencapai kesempatan dan akses yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

"Sejarah menunjukkan bahwa perempuan Indonesia turut memberikan sumbangsih nyata dan menorehkan kiprah dalam pembangunan bangsa Indonesia," ujar Naoemi.

Baca juga: Wali kota Palopo dan Istri Hadiri Peringatan Hari Ibu, Ini Pesannya

Baca juga: Momen Hari Ibu, Siswa SMP Negeri 1 Maiwa Bacakan Puisi di Depan Istri Bupati Enrekang

Istri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman ini berharap momentum hari ibu bisa menggugah para perempuan dalam peningkatan kualitas dan pemberdayaan perempuan.

Perempuan mampu menghadapi berbagai macam tantangan, dapat menjadi motor penggerak ekonomi, keluarga dan perubahan jika peluang serta kesempatan diberikan secara setara.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved