Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Religious Park

Danny Pomanto Bakal Bangun Religious Park, Enam Rumah Ibadah di Kawasan Untia

Danny Pomanto akan membangun Religius Park di Kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya pada 2023 mendatang.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
Wali Kota Makassar Danny Pomanto saat memberi arahan dalam Forum Sipakainge di Hotel Four Pointsby Sheraton Makassar, Selasa (20/12/2022) malam. Pada kesempatan itu, Danny Pomanto membeberkan rencana pembangunan rumah ibadah untuk semua umat beragama di Kota Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar berencana membangun rumah ibadah untuk semua umat beragama di Kota Makassar.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Makassar Danny Pomanto usai menggelar Forum Sipakainge bersama tokoh agama se-Kota Makassar di Four Point Hotel, Selasa (20/12/2022) malam.

Jika tidak ada kendala, Danny Pomanto akan membangun Religious Park.

Lokasinya di Kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya pada 2023 mendatang.

Rencananya, ada enam rumah ibadah yang akan dibangun Kawasan Untia.

Antara lain rumah ibadah untuk umat Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

"Kita akan buat religius park di Untia, pembangunan enam rumah ibadah," beber Danny Pomanto.

Bahkan, ia sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan rumah ibadah tersebut, nantinya akan saling berdekatan satu sama lain.

Pembangunan Religious Park di Kawasan Untia, kata Danny Pomanto melibatkan pihak swasta dengan menggunakan dana CSR.

“Jadi sudah ada yang siapkan tanah dan anggaran untuk membuat enam rumah ibadah. Lokasinya di Untia dan menggunakan dana CSR,” ujarnya.

“Walaupun kecil, tapi paling tidak nanti ada rumah ibadah yang bersamaan di situ. Itu berdampingan, tahun depan direalisasikan,” tambahnya.

Hadirnya Religius Park menjadi salah satu upaya Pemkot Makassar meningkatkan rasa dan sikap toleransi antar umat beragama

Danny Pomanto menjelaskan Religious Park tidak lain untuk mempererat hubungan antar umat beragama.

Meski sudah banyak program perkuatan keimanan umat, namun diakuinya harus tetap diperkuat.

“Tujuannya itu untuk mempererat hubungan antar umat beragama. Jadi toleransi. Belum cukup yang kita buat tahun ini (program perkuatan keimanan umat), tahun depan harus lebih kuat,” tegasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved