Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dosen UMI Presentasikan 177 Judul PKM, Dukungan Dana Internal Capai Rp1,3 M

Fungsinya, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas di bidang keahlian/keilmuan yang dimiliki.

Penulis: Nur Rofifah Marzuki | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Proses presentasi judul 177 PKM oleh dosen UMI 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia kembali telah  melakukan program pengabdian kepada masyarakat.

PKM Unggulan Fakultas kali ini dilakukan dengan skema Lektor dan Profesor tahun 2022.

Para pengabdi pun mempresentasikan hasil kegiatan di depan para reviewer via zoom yang dilaksanakan Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) UMI, Selasa (13/12/2022).

Ketua LPkM UMI Prof H Ahmad Gani MSI saat dihubungi mengatakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan tugas pokok dosen dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Fungsinya, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas di bidang keahlian/keilmuan yang dimiliki.

Presentasi laporan PkM dilaksanakan dua hari, sejak kemarin, Senin (12/12/2022).

Gelombang pertama dibuka dengan presentasi skema pemula dan Professor.

Sedangkan sesi hari ini Selasa (13/12/2022), khusus skema Lektor.

Peserta yang mengikuti presentasi terdiri skema pemula sebanyak 42

Kemudian skema Lektor 124 dan skema professor 11.

Secara keseluruhan jumlah judul PkM tahun 2022 dengan dukungan dana internal Universitas Muslim Indonesia sebanyak  177 Judul.

Dukungan anggaran yang dikucurkan pun mencapai Rp 1,3 M.

Setiap peserta mempresentasikan laporan PkM dihadapan dua reviewer.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini berharap motivasi dosen dalam melaksanakan Program PkM tidak sebatas dengan dukungan dana internal.

Tapi lebih memacu diri untuk lolos PkM Kemendikbudristekdikti.

Kemudian bisa dipublikasikan jurnal nasional terakreditasi.

“Sedapat mungkin dosen UMI bisa bersaing di ristekdikti sehingga menambah jumlah setiap tahunnya. Selain itu dosen perlu melakukan  kolaboratif dengan lintas ilmu, hal ini juga dapat  mendongrak akreditasi,” tutup Prof H Ahmad Gani.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved