Kenalkan Sitti Maryam Hamid, Dosen FKIP Unismuh Makassar Raih Gelar Doktor di Unesa

Maryam berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘Practice of Inquiry-Based Learning (IBL) in Writing: English Teachers and Visually impaired

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ari Maryadi
Unismuh Makassar
Dosen FKIP Unismuh Makassar Sitti Maryam Hamid berhasil menyelesaikan pendidikan gelar doktor (S3) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (7/12/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Dosen Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah atau FKIP Unismuh Makassar Sitti Maryam Hamid berhasil menyelesaikan pendidikan gelar doktor (S3) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (7/12/2022).

Maryam berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘Practice of Inquiry-Based Learning (IBL) in Writing: English Teachers and Visually impaired Student in Higher education’.

Dalam menyelesaikan disertasinya, Sitti Maryam dibimbing promotor Prof Slamet Setiawan, dan Co-Promotor Syafi'ul Anam PhD.

Disertasi tersebut dipertahankan di hadapan Maryam Tim Penguji yang terdiri dari Prof Wasis (Ketua), Dr Suhartono (Sekretaris/anggota penguji), Prof Slamet Setiawan (Promotor), Syafi'ul Anam PhD (Co-promotor) , Ahmad Munir PhD (anggota penguji), Dr Oikurema Purati (anggota penguji), Prof Arifuddin (anggota penguji eksternal/UNRAM).

Perempuan kelahiran 19 Juni 1991 ini menamatkan Pendidikan Dasarnya di SDN Mungisidi II Makassar (1997-2003). Lalu Pendidikan Menengah di MTsN Model I Makassar (2003-2006), dan SMA Negeri 1 Sungguminasa 2006-2009.

Ia menyelesaikan pendidikan S1 di Pendidikan Bahasa Inggris Unismuh Makassar (2009-2013). Pendidikan Magister Pendidikan Bahasa Inggris diselesaikannya di Universitas Negeri Makassar (2014-2016).

Maryam melanjutkan pendidikan doktor (S3) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada Program Studi Bahasa dan Sastra sejak tahun 2019.

Maryam menceritakan tantangannya dalam meraih beasiswa. Pada awalnya, ia dinyatakan tidak lulus pada bulan awal perkuliahan pengumuman Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN).

Namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk melanjutkan studi.

"Dua bulan kemudian, LPDP membuka pendaftaran BUDI-DN, dan Alhamdulillah saya menjadi salah satu awardee,” ungkap Maryam

Dari pengalaman menjadi Awardee Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP), Maryam semakin termotivasi menyelesaikan kuliah sebaik mungkin.

Pada saat awal menjalani proses perkuliahan S3, Maryam merasakan tantangan yang cukup berat. Ia merasa perlu menyesuaikan proses pembelajaran yang cukup berbeda dengan pengalaman kuliah sebelumnya.

Selama menempuh pendidikan doktor, Maryam banyak memperoleh pengetahuan terkhusus dalam hal publikasi baik nasional maupun internasional. Menurut pengalamannya, perkuliahan di Unesa menitikberatkan output publikasi ilmiah pada setiap mata kuliah.

Maryam menyelesaikan S3 dengan IPK 3.88 dengan predikat cum laude.

Ia juga menceritakan tantangan terberat yang harus dilaluinya selama menempuh pendidikan S3, yakni harus meninggalkan anak-anak dan keluarga dalam kurun waktu yang cukup lama.

"Alhamdulillah keluarga sangat mendukung, khususnya dukungan suami," terang istri Gustaf MPd ini.

Sebagai dosen Unismuh, Maryam memberikan apresiasi kepada Pimpinan Unismuh atas dukungan dan motivasinya.

Secara khusus, ia berterima kasih kepada Wakil Rektor I Dr Abd Rakhim Nanda yang ikut hadir dalam sidang promosi doktornya.

“Selamat kepada Ibu Dr Sitti Maryam Hamid. Semoga makin produktif dalam publikasi ilmiah. Promotor Bu Maryam, menugasi saya menagih karya-karya selanjutnya," pungkas Rakhim Nanda sembari tersenyum.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved