Alami Gangguan Jaringan, Seleksi CAT PPK Maros Molor
Kendala itu disebabkan komputer yang digunakan puluhan peserta CAT sesi I di tiga kelas tidak dapat berfungsi alias error.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNMAROS.COM, MAROS – Seleksi Computer Assisted Test (CAT) calon anggota PPK KPU Kabupaten Maros mengalami kendala teknis pada CAT pada sesi I, di SMKN 1 Maros, Selasa (6/12/2022).
Kendala itu disebabkan komputer yang digunakan puluhan peserta CAT sesi I di tiga kelas tidak dapat berfungsi alias error.
Hal ini disampaikan Anggota Bawaslu Maros, Muh. Gazali Hadis, Rabu (7/12/2022).
“Hal itu kemungkinan disebabkan dari aplikasi dari KPU yang tak mampu berjalan lancar saat digunakan bersamaan oleh peserta. Apalagi tes berlangsung serentak se indonesia dan menggunakan satu server yang terpusat di KPU,” ujarnya.
Akibatnya, jadwal tes sempat mengalami perubahan dan diundur beberapa jam.
Gazali melanjutkan tes baru berjalan lancar setelah KPU mengurangi jumlah peserta tes per kelas.
Hingga akhirnya peserta tes yang mestinya satu kelas dipecah menjadi dua kelas.
“Terjadi keterlambatan satu hingga dua jam, namun setelah peserta dibagi, komputer sudah dapat digunakan dengan lancar,” lanjut Koordinator DIvisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Maros ini,
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 266 pendaftar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Maros dinyatakan lulus seleksi administrasi.
Komisioner KPU Maros, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilu SDM dan Parma, Syaharuddin Datuk mengatakan hingga pendaftaran berakhir, tercatat 421 orang telah membuat akun di aplikasi SIAKBA.
"Jadi dari 421 yang mendaftar, hanya 266 yang berhasil lolos, 155 lainnya gugur," sebutnya.
Bang Datuk sapaan akrabnya menyebutkan, pendaftar yang gugur karena tidak sempat mengunggah kelengkapan berkasnya pada aplikasi.
Ia menjelaskan, pendaftar yang berhasil lolos, akan menjalani tes CAT di SMKN 1 Maros Selasa (5/12/2022).
Tes CAT ini, kata dia, akan dibagi menjadi empat sesi.
Sesi pertama diisi peserta dari Kecamatan Turikale, Lau dan Bontoa yang berjumlah 69 orang.
Sesi kedua diisi peserta dari Kecamatan Tompobulu, Camba, Cenrana dan Mallawa berjumlah 69 orang.
Sesi ketiga diisi peserta dari Kecamatan Maros Baru, Simbang, Tanralili dan Tompobulu.
"Sesi keempat dari kecamatan Bantimurung, Mandai dan Marusu yang berjumlah 63 orang," tambahnya(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/nuururul-122.jpg)