Ngobrol Virtual

Yuk Datang ke Walanae Festival di Nipah Mall Ada Diskusi Sampai Pameran Karya

Kegiatan ini akan diisi berbagai kegiatan bermanfaat serta pameran dan juga banyak hiburan lainnya.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Tangkapan layar program Ngovi membahas Walanae Festival, Rabu (30/11/2022). 

TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR - Walanae Festival akan hadir di Bikin-bikin Lantai 3, Nipah Mall Makassar, Besok, Kamis (30/11/2022).

Kegiatan ini akan diisi berbagai kegiatan bermanfaat serta pameran dan juga banyak hiburan lainnya.

Hal ini diungkapkan dua Inkubator Peneliti Muda Landskap (IPML) Andi Tenri Nurannisa dan Andi Afdalul Rijal dalam program Ngobrol Virtual (Ngovi) Tribun Timur.

Selain itu, program ini juga menghadirkan Koordinator Proyek Land4Lives Sulawesi Selatan, Muhammad Syahrir. 

Dalam kesempatan itu, Andi Tenri menjelaskan Walanae Festival merupakan tahap akhir dari project IPML Sulsel.

Nantinya kegiatan ini akan diisi dengan Takshow, pameran foto dan karya terkait temuan tim IPML saat melakukan penelitian di Daerah Aliran Sungai (DAS) Walanae di Bone.

 "Ada juga hiburan yakni pojok kreatifitas dan pojok games, dan masih banyak lagi," tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk datang dan meramaikan Walanae Festival ini.

"Kegiatan ini akan terbuka secara umum, dan tentunya gratis," ungkapnya.

Sementara itu, Andi Afdalul menjelaskan Walanae Festival ini akan mengekspos hasil penelitian yang mereka lakukan selama tiga bulan.

Dalam penelitian itu, Afdalul bersama rekan-rekan mengkaji mengenai perubahan iklim, peran perempuan dalam penghidupan keluarga dan ketaganan pangan.

"Penelitian dilakukan di Bone pada bulan Agustus dari data yang berhasil temukan, akan kami sajikan dalam kegiatan walanae ini," ujarnya.

Ia menuturkan pentingnya kegiatan ini untuk berbagi pengalaman terkait dengan isu dan peristiwa tersebut.

Kemudian Muhammad Syahrir juga menambahkan Walanae Festival ini akan menjadi wadah untuk menarik generasi muda terjun melakukan penelitian.

"Kita ingin menunjukkan kalau meneliti itu menarik, bukan hal yang kaku, hasilnya bisa disampaikan dengan bahasa anak muda, santai dan lebih mudah dipahami. Hal ini dilakukan agar pesan yang ingin disampaikan itu bisa lebih ngena bukan hanya untuk orang awam tapi juga fokus ke anak muda," terangnya.

Tak hanya itu, Festival Walanae juga diharapkan mampu menjadi penguatan kapasitas kepada generasi muda.

"Kami juga ingin mendorong program IPML ini menjadi penguatan kapasitas bagi mereka. Tujuannya bagaimana program ini bisa mempersiapkan mereka untuk menghadapi perubahan iklim," tutupnya.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved