Perempuan Tak Dikenal Datang ke Rumah Sambo Sambil Nangis

Bharada Richard Eliezer alias Bharada E mengaku pernah melihat seorang perempuan menangis ke luar dari dalam rumah Ferdy Sambo di Jalan Bangka.

Tribunnews.com
Empat ajudan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menjalani pemeriksaan dalam persidangan perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J atas terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022). (Tribunnews/ Abdi Ryanda Shakti) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bharada Richard Eliezer alias Bharada E mengaku pernah melihat seorang perempuan menangis ke luar dari dalam rumah Ferdy Sambo di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Hal itu diungkapkan Bharada E saat bersaksi untuk terdakwa Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di PN Jakarta Selatan, Rabu (30/11).

Awalnya, Hakim Wahyu Iman Santosa menanyakan Bharada E perihal apakah Sambo pernah bertengkar dengan istrinya, Putri Candrawati.

Bharada E menuturkan pada akhir Mei 2022, dirinya bersama Brigadir J piket bersama.

"Padahal, almarhum ini ajudan ibu, tetapi karena Bang Matius (Bripka Matius Marey) menjaga di Saguling, yang naik piket saya sama almarhum, selepas piket saya balik ke Saguling," kata Bharada E.

Ia mengaku sempat melihat istri Sambo, Putri dan Brigadir J yang kala itu membawa senjata ke luar dari rumah Saguling, Jakarta Selatan.

Setelah itu, kata Bharada E, Putri memanggil dirinya, Brigadir J, dan Bripka Matius dan selanjutnya berjalan ke kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

"Saya sempat nanya ke almarhum 'ini mau ke mana? Mereka di depan, itu perjalanan ada mutar-mutar di Kemang. Akhirnya kami balik ke kediaman Bangka," ujarnya.

Sesampainya di Bangka, Bharada E mengaku sempat melihat Putri marah-marah dan dirinya enggan bertanya.

"Bang Yos bilang, Chad parkir mobil ke belakang. Setengah jam kemudian Pak FS pulang diantar Sadam (Bharada Sadam). Pak FS kayak marah-marah juga langsung masuk ke dalam rumah," ungkapnya.

Tidak lama kemudian Bharada E menyebut tiba-tiba ada perempuan menangis keluar dari rumah Bangka.

"Kami enggak tahu ada kejadian apa di dalam rumah itu. Setengah jam kemudian ada orang ke luar dari rumah. Ada perempuan, saya enggak kenal, nangis dia. Saya bertanya-tanya ini siapa. Saya lihat ke dalam," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan perempuan itu sempat bertanya kepada dirinya untuk mencari sopirnya.

"Perempuan itu bilang mencari driver dia, saya lari ke samping, saya panggil drivernya, perempuan itu naik baru pulang," tutur Bharada E.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved