Piala Dunia

Pemuda di Luwu Nikmati Piala Dunia 2022 dengan Judi dan Pesta Mirsa, Kapolres: Ancamannya 10 Tahun

Bukan hanya itu, momen ini juga tak jarang dimanfaatkan pemuda untuk melakukan pesta miras ketika melakukan nonton bareng.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Muh. Irham
DOK PRIBADI
Kapolres Luwu AKBP Arisandi 

LUWU, TRIBUN-TIMUR.COM - Euforia Piala Dunia masih terasa di masyarakat Kabupaten Luwu. Tak jarang, pertandingan tersebut dijadikan ajang untuk berjudi.

Bukan hanya itu, momen ini juga tak jarang dimanfaatkan pemuda untuk melakukan pesta miras ketika melakukan nonton bareng.

Kapolres Luwu AKBP Arisandi mengaku akan menindak tegas masyarakat yang melakukan judi bola dan pesta miras.

Bahkan, sambung Arisandi, pelaku akan disangkakan pasal Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 dengan masa hukuman 10 tahun penjara.

"Berdasarkan undang-undang pasal 303 KUHP bawa siapapun pelaku yang melakukan permainan judi akan mendapatkan ancaman penjara selama 10 tahun dan denda sebanyak 25 juta rupiah. Hal serupa juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 45 ayat (2) dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda sebanyak 1 miliar rupiah," terangnya saat apel pagi di Mapolres Luwu, Senin (28/11/2022).

"Terkait perjudian, saya ingatkan kembali bahwa hal ini sudah menjadi atensi Bapak Kapolri. Jika ditemukan, tindak tegas, baik judi darat maupun judi online", tambahnya.

Dirinya pun menghimbau kepada seluruh personil Polres Luwu agar bisa menjadi contoh untuk masyarakat.

"Silahkan bagi seluruh personil pecinta bola untuk menikmati perhelatan ini, tapi jangan lupa untuk mengatur waktu sebaik-baiknya agar tidak mengabaikan dinas dan tugas pokok," tutupnya.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved