Pileg 2024

Catat! KPU Akan Kurangi 50 Dukungan DPD Sulsel di Pileg 2024 Jika Ditemukan Data Ganda

Untuk mendaftar jadi DPD pada Pileg 2024, harus memiliki dukungan minimal 3.000 penduduk.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/WAHYUDIN TAMRIN
Ketua KPU Sulsel Faisal Amir saat diwawancarai awak media di Hotel Teraskita, Jl AP Pettarani Makassar, Sabtu (26/11/2022). KPU Sulsel akan mengurangi 50 dukungan dewan perwakilan daerah (DPD) di Pileg 2024 jika ditemukan data ganda. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Selatan (KPU Sulsel) akan mengurangi 50 dukungan dewan perwakilan daerah (DPD) di Pileg 2024 jika ditemukan data ganda.

Demikian disampaikan Ketua KPU Sulsel Faisal Amir saat melakukan sosialisasi pendaftaran bakal calon DPD Sulsel di Hotel Teraskita, Jl AP Pettarani Makassar, Sabtu (26/11/2022).

Ia menyebutkan aturan itu tertuang dalam undang-undang. 

"Dalam UU disebut ketika ada pemalsuan data ataupun penggandaan dukungan, maka itu dikurangi 50 dukungan," kata Faisal.

Ia menjelaskan untuk mendaftar jadi DPD, harus memiliki dukungan minimal 3.000 penduduk.

Jumlah tersebut juga harus tersebar di 12 kabupaten/kota di Sulsel.

Penyerahan dukungan akan dimulai 16 Desember hingga 29 Desember 2022.

"Jadi di Sulsel jumlah penduduk sembilan juta lebih. Maka dukungan minimal itu 3.000," katanya.

Sebelumnya Faisal Amir mengatakan sosialisasi dilakukan lebih dini agar masyarakat yang ingin mendaftar DPD Sulsel cepat mengetahuinya.

Sebab saat ini pertautan KPU atau PKPU belum diundangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Namun, pembahasan antara KPU dan DPR telah final.

Menurutnya, draft yang diserahkan ke Kemenkumham itulah yang akan digunakan nantinya.

Tidak ada lagi perubahan di dalamnya. Tinggal menunggu Kemenkumham untuk menetapkan.

"Secara yuridis, PKPU-nya belum terbit. Tapi pembahasannya sudah selesai. Tinggal diundangkan di Kemenkumham," katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved