Headline Tribun Timur
Diare dan Kutu Air
Warga Blok 8 Perumnas Antang yang rumahnya masih terendam, mengungsi di Masjid Al-Muttaqim.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Banjir yang merendam ratusan rumah di Perumnas Antang Blok 8, Jl Ujung Bori Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, belum juga surut, Minggu (20/11/2022) siang.
Ketinggian air mencapai satu meter.
Tim SAR gabungan masih terus melakukan patroli dengan perahu karet untuk memantau situasi.
Mereka mengimbau warga yang bertahan di rumahnya agar mengungsi.
"Kami bersama TNI-Polri mengecek warga di setiap rumah, apakah ada yang mau dievakuasi atau mengalami sakit," kata Koordinator Tim Evakuasi BPBD Kota Makassar, Akbar.
Warga Blok 8 yang rumahnya masih terendam, mengungsi di Masjid Al-Muttaqim.
Ketua RT 04 RW 08 Blok 8, Fathiya, mengatakan jumlah warga yang mengungsi hingga hari ini terus bertambah.
"Hari ini sudah ada 16 KK masuk, sebagian lagi mengungsi ke rumah keluarga," kata Fathiya.
Selain itu, berbagai penyakit juga sudah menyerang sejumlah pengungsi.
"Ada kena kutu air, diare, tetap sudah ada tenaga medis, dikasih obat. Sudah dijanjikan juga akan dibuat dapur umum," bebernya.
Di Perumnas Antang Blok 10, ratusan warga masih bertahan di posko pengungsian Masjid Jabal Nur.
Pantauan Tribun-Timur.com, pukul 15.05 Wita, puluhan warga korban banjir itu menempati areal dalam masjid.
Mereka berkumpul dengan sanak keluarga beralaskan tikar dan kasur.
Beberapa kelompok relawan tampak mengajak anak korban banjir untuk tetap belajar sambil bermain.
Anak-anak korban banjir itu pun tampak antusias. Terlebih para relawan memberikan hadiah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Suasana-banjir-merendam-pemukiman-warga-di-Blok-8-Perumnas-Antang.jpg)