Makassar Siaga Banjir
Banjir terjadi di sejumlah titik di Makassar, Jumat (18/11/2022). Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur ibu kota Sulsel sejak subuh kemarin.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Warga Jumadi (56) mengalami lumpuh atau stroke sehingga dievakuasi ke titik pengungsian. Jumadi ditempatkan di pengungsian Pondok Pesantren DDI Abrad.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengingatkan Makassar memasuki siaga banjir. “Semua siaga banjir,” katanya.
Untuk itu, Danny Pomanto mengeluarkan imbauan sekaligus perintah kepada seluruh organisasi perangkat daerah lingkup Pemkot Makassar.
Danny meminta camat dan lurah untuk harus berada di lapangan bersama-sama masyarakat di lapangan, terutama yang membutuhkan evakuasi dan segera membuat laporan update setiap jam.
“Semua SKPD segera menurunkan kekuatan personil, peralatan dan kendaraan yang dibutuhkan untuk membantu masyarakat,” katanya.
Ia juga meminta para sekretaris badan dan dinas serta sekretaris camat hingga lurah untuk segera mempersiapkan penyaluran logistik dan konsumsi ke semua tempat pengungsian dan rumah-rumah terdampak.
Kemudian kepada para tiga asisten segera membagi kewajiban konsumsi setiap SKPD dengan menyiapkan konsumsi siap saji.
“Setiap staf ahli untuk segera memonitoring kondisi kesehatan warga terdampak di semua tempat pengungsian dan rumah-rumah terdampak bersama tim kesehatan,” jelasnya.
Khusus BPBD, pemadam kebakaran, Satpol PP dan dinas perhubungan kata Danny Pomanto, untuk segera menurunkan kekuatan penuh untuk membantu proses evakuasi hingga pengungsian.
Lalu RT/RW segera memonitoring semua warganya dan melaporkan ke lurah tentang kondisi warga setiap jam.
“Kepada semua warga diharapkan menjaga dan mengawasi anak-anaknya, hindari jaringan listrik. Sebaiknya berada di rumah jika rumah dalam kondisi aman dari banjir,” katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/EVAKUASI-WARGA-11111.jpg)