Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kampung Boja

80 Kepala Keluarga Belum Nikmati Listrik di Kampung Boja Sinjai

Untuk penerangan, sebagian masyarakat di Kampung Boja menggunakan lampu genset.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Warga memikul barang menuju Kampung Boja, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, baru-baru ini. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI SELATAN - Sebanyak 80 kepala keluarga (KK) di Kampung Boja, Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan belum menikmati listrik

"Ada 80 kepala keluarga belum nikmati listrik sejak Indonesia Merdeka," kata Kepala Desa Puncak, Andi Muh Idris, Senin (14/11/2022).

Ia berharap agar PLN dapat membantu masyarakat di kampung terpencil itu. 

Ada lebih 100 orang warga lebih di kampung tersebut dengan jumlah 80 KK. 

Untuk penerangan, sebagian masyarakat di kampung menggunakan lampu genset.

Sebagian pula masih menggunakan pelita. 

"Biayanya mahal dan penerangan terbatas," kata Muh Idris.

Ia berharap pemerintah bersama PLN dapat membantu mewujudkan listrik di Kampung Boja.

Apalagi pada 2020 lalu Kampung Boja sudah keluar dari kawasan Hutan Lindung.

Sebelumnya perkampungan tersebut masuk dalam wilayah hutan lindung.

Sehingga fasilitas negara tidak dapat dibangun. 

Termasuk pengerjaan jalan cor beton tidak dapat dilakukan. 

"Kami bersyukur karena perkampungan ini sudah keluar dari area hutan lindung," ungkap Muh Idris.

Diketahui, sepanjang akses jalan poros desa ke wilayah perkampungan Boja tidak ada rumah.

Jaraknya sekitar tiga kilometer dari jalan poros desa membuat kampung ini terisolasi.

Di kampung terdapat satu masjid yang menggunakan panel surya untuk penerangan.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved