Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilu 2024

Dua DPD Perindo di Sulsel Belum Terdaftar, Hilal Syahrim: Tidak Masalah

Partai Perindo merupakan partai baru yang mendaftar jadi peserta Pemilu 2024.

Tayang:
Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN TIMUR/ MUH ABDIWAN
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sulsel membagikan alat peraga kepada enam dewan pimpinan daerah (DPD) Perindo di Sekretariat DPW Perindo Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Sulsel, Rabu (21/9/2016). Partai Perindo merupakan partai baru yang mendaftar jadi peserta Pemilu 2024. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Partai Perindo merupakan partai baru yang mendaftar jadi peserta Pemilu 2024.

Sebagai partai baru, Perindo belum mengisi semua daerah di Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan.

Di Sulsel, masih ada dua kabupaten yang belum diisi Partai Perindo yaitu Kabupaten Soppeng dan Kepulauan Selayar.

Sekretaris DPW Partai Perindo Sulsel Hilal Syahrim mengatakan kekurangan DPD Perindo di dua kabupaten itu tidak menjadi masalah bagi Partai besutan Harry Tanoesoedibjo itu.

Hilal menyebutkan, setiap provinsi minimal memenuhi syarat 75 persen ada di kabupaten/kota.

Jika hanya dua yang kosong, 22 kabupaten/kota di Sulsel masih memenuhi syarat 75 persen.

"Tidak ada masalah dua DPD kosong. Kan minimal 18 DPD harus ada di Sulsel," kata Hilal saat dikonfirmasi, Minggu (13/11/2022).

Hilal menjelaskan alasan dua DPD kabupaten itu tidak terdaftar.

Ia menyebutkan masing-masing ketua dua DPD itu mengundurkan diri menjelang pendaftaran. 

Sehingga, tidak sempat melakukan pemilihan ketua baru.

"Dua kabupaten itu kemarin mengundurkan diri ketuanya. Waktunya juga agak mepet," katanya.

Terkait hasil verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU), Partai Perindo Sulsel juga belum memenuhi syarat ikut pemilu.

KPU masih memberikan waktu untuk melakukan perbaikan hingga 23 November 2022.

Hilal mengatakan khusus di Sulsel, ada sembilan DPD Kabupaten/Kota yang belum memenuhi syarat.

Hilal menyebutkan sejumlah pengurus partainya belum sempat diverifikasi secara langsung.

Saat petugas dari KPU mendatangi rumah setiap anggotanya, beberapa tidak ditemukan.

"Kan kalau di daerah itu ada kader kami petani. Jadi mereka ke sawah dan ke kebun saat petugas datang," kata Hilal.

Setelah KPU mengumumkan dan memberikan waktu perbaikan hingga 23 November 2022, Perindo Sulsel langsung memperbaiki setiap kekurangan persyaratan partainya.

Seperti keanggotaan yang selama ini belum mencukupi.

"Perindo Sulsel besok sudah penuhi keanggotaan baru. Kami hakkul yakin sembilan kabupaten rampung besok," katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved