Brigadir Baru Lulus Marah Disapa Satpam Hingga Aniaya Perawat Rumah Sakit Milik Bendahara PDIP
Marah disapa Satpan, Bripda Tito I Tampubolon mengabarkan kepada ratusan rekan seangkatannya melalui grup WhatsApp untuk mencari satpam RS
TRIBUN-TIMUR.COM -- Baru selesai pendidikan, seorang brigadir polisi marah disapa dengan sapaan Satpan di Rumah Sakit Bandung.
Brigadir polisi yang baru lulus itu bernama Bripda Tito Tampubolon.
Sementara RS Bandung itu milik Bendahara PDIP Sumut, dr Meriahta Sitepu Mars.
Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi soal motif Bripda Tito menganiaya perawat.
Bripda Tito Tampubolon awalnya tampil gagah memakai seragam polisi.
Ia datang menjemput Ayu, perawat RS Bandung.
Sapaan satpam itu dianggap sebagai penghinaan oleh Tito Tampubolon.
Tito Tampubolon pun mengabarkan kepada ratusan rekan seangkatannya melalui grup WhatsApp untuk mencari satpam RS.
"Hasil pemeriksaan yang dilakukan, keterangan yang diberikan itu ada bahasa atau kata-kata dari seseorang sekuriti atau perawat rumah sakit itu bahwa 'Samanya kita sekuriti, samalah kita sekuriti'," kata Kabid Humas Polda Sumut menirukan, dikutip dari Tribunmedan.com Selasa (8/11/2022).
Hadi mengatakan, penyerangan terhadap pegawai RS Bandung milik politisi PDIP Sumut, dr Meriahta Sitepu Mars, ternyata dua gelombang.
Pertama, sekitar enam orang pukul 05.00 WIB termasuk Tito Tampubolon mendatangi RS Bandung.
Namun di sini mereka cuma melihat Wanda, salah satu pria yang hadir merebut perawat RS yang ia kunci di kamar hotel.
Disinilah Wanda dianiaya hingga babak belur.
Kemudian setelah itu segerombolan teman Bripda Tito datang lagi ke lokasi namun dilerai warga.
"Setelah dilerai oleh petugas warga mereka pulang," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Bripda-Tito-Tampubolon-brigadir-baru-luluss.jpg)