Breaking News:

Penyeludupan

6.512 Liter Solar Subsidi dari Palopo Nyaris Diseludupkan ke Morowali

Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Akhmad Risal, mengatakan, solar tersebut diamankan di dua tempat.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Muh. Irham
Tribun Palopo/Chalik Mawardi
Polres Palopo amankan ribuan liter solar subsidi. Solar tersebut akan diseludupkan ke industri di Morowali, Sulawesi Tengah 

WARA, TRIBUN-TIMUR.COM - Personel Polres Palopo menggagalkan penyelundupan 6.512 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi.  Solar tersebut diangkut dengan mobil dan hendak dibawa ke sejumlah daerah di Sulawesi Tengah.

Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Akhmad Risal, mengatakan, solar tersebut diamankan di dua tempat.

Yakni di Kecamatan Wara Utara dan Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Penangkapan pertama dilakukan saat petugas kepolisian melakukan patroli dan mendapati mobil pick up mengangkut solar.

"Sebanyak 2.560 liter solar bersubsidi ditemukan anggota di Kecamatan Wara," kata Risal, Kamis (3/11/2022).

Pengemudi pick up, AT mengaku solar diambil di Kabupaten Bulukumba dan akan dibawa ke Kabupaten Morowali.

"Solar untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi," kata Risal.

AT dalam keterangannya juga mengakui jika solar akan dijual ke industri.

"Pelaku mengakui jika yang diangkut itu solar subsidi untuk dibawa ke industri yang ada di Morowali," terang Risal.

Penangkapan juga dilakukan polisi di Kecamatan Wara Utara.

Polisi menyita 3.952 liter solar yang dibawa oleh AN, SY, dan NI.

"Solar yang dibawa ketiga pelaku berasal dari beberapa palansir di Kabupaten Wajo dan melintas di Kota Palopo untuk dibawa ke Kabupaten Poso," jelas Risal. 

Kini para pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Palopo.

Mereka terancam dijerat pasal 40 angka 9 Undang-undang Nomor 1 tahun 2020 tentang cipta kerja, mengubah ketentuan pasal 55 Undang-undang Nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas.

"Ancaman hukumannya 6 tahun penjara dan denda hingga Rp 60 miliar," tutur Risal. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved