Taufan Pawe
9 Tahun Jadi Wali Kota Parepare, Taufan Pawe Ingin Terus Buka Sumber Ekonomi Baru
Acara dimulai sehabis Maghrib dengan ceramah yang dibawakan oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis
Penulis: M Yaumil | Editor: Muh. Irham
PAREPARE, TRIBUN-TIMUR.COM - Perayaan refleksi 9 tahun kepemimpinan Taufan Pawe membangun Kota Parepare digelar sederhana dengan doa bersama masyarakat, Senin (31/10/2022) malam.
Doa bersama dilakukan di Masjid Terapung Bj Habibie, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.
Acara dimulai sehabis Maghrib dengan ceramah yang dibawakan oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, lalu dilanjut sambutan dan refleksi oleh Taufan Pawe.
Acara sekaligus dirangkaikan Maulid Nabi Muhammad SAW serta ada perlombaan hias telur.
Masyarakat ramai berdatangan ke lokasi acara sampai menggelar tikar di luar masjid.
Taufam Pawe mengatakan, perayaan 9 tahun kepemimpinannya dirayakan dengan sederhana.
"Refleksi 9 tahun kepemimpinan saya kita rayakan dengan sederhana, tidak seperti tahun lalu. Perayaan ini inklusif tidak ekslusif," katanya.
Malam refleksi tersebut, Taufan Pawe menyampaikan soal amanah.
Selama 9 tahun menjalakan amanah, dia bekerja dengan niat karena Allah SWT.
"Saya harus pertanggung jawabkan dengan masyarakat sebagai bentuk komitmen. Kalau di awali pemikiran karana Allah, dengan tampil integritas, Parepare bergerak maju," jelasnya.
"Cara kepemimpinan saya, intinya, bagaimana berbuat maksimal untuk rakyat dan kata maksimal diiringi dengan niat karena Allah," tambahnya.
Dengan kerja keras, Taufan Pawe membawa Kota Parepare diperhitungkan di Sulsel.
Keberhasilan itu dicapai lewat pembangunan yang progresif selama 9 tahun.
Di antaranya pembangunan RS Hasri Ainun, RSUD Andi Makkasau, Masjid Terapung Bj Habibie, Institut Teknologi Bj Habibie, dan pembenahan Stadion Gelora Bj Habibie.
"Olehnya itu, Parepare sekarang diperhitungkan karena kami berkeyakinan apa yang kami lakukan itu adalah ibadah," ujar wali kota dua periode itu.