Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Festival Budaya Benteng Somba Opu

Serunya Pagelaran Musik Langgam di Festival Budaya Benteng Somba Opu

Pagelaran musik langgam di Festival Budaya Benteng Somba Opu ini menghadirkan 12 penampilan musik langgam.

Tayang:
Penulis: Noval Kurniawan | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NOVAL KURNIAWAN
Pagelaran musik langgam di Festival Budaya Benteng Somba Opu, Jl Daeng Tata, Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sulsel, Minggu (30/10/2022).Pagelaran ini menghadirkan 12 penampilan musik langgam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan (Disbudpar Sulsel) hadirkan pagelaran musik langgam di Festival Budaya Benteng Somba Opu.

Festival Budaya Benteng Somba Opu ini diselenggarakan di Jl Daeng Tata, Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sulsel, Jumat-Minggu (28-30/10/2022).

Pagelaran musik langgam di Festival Budaya Benteng Somba Opu ini menghadirkan 12 penampilan musik langgam.

Mulai dari Baruga Mase Masea, Sanggar Seni Kawali Soppeng, OD Appa Sulapa, Pelantun Keroncong, Sanggar Siradjuddin Gowa, Harrmoni Langgam Je'ne Berang, Makassar Art Group, KPM Attujju, OD Maradeka, OD Bunga, OD Cikma, hingga Indonesia Borita.

Kepala UPT Taman Budaya Benteng Somba Opu Disbudpar Sulsel Yessy Yoanna Ariestiani mengatakan, peserta pagelaran musik langgam ini membawakan musik tradisional khas Sulsel.

Selain menghibur, pagelaran musik langgam ini juga bertujuan memperkenalkan musik langgam kepada seluruh pengunjung di Festival Budaya Benteng Somba Opu.

"Pengunjung Festival Budaya Benteng Somba Opu ini sebagian besar adalah anak muda. Untuk itu kami berharap, melalui pagelaran musik langgam ini para kaum millenial bisa mengenal dan cinta dengan musik khas dari daerahnya," katanya.

Selain musik langgam, Festival Budaya Benteng Somba Opu ini juga menghadirkan hiburan lain.

Seperti lomba tari kreasi Sulsel, permainan rakyat, wisata kuliner, mural art, pasar malam, hingga seminar seni tradisional.

Semua itu untuk melestarikan kebudayaan dan kesenian di Sulsel.

"Kami ingin memberi panggung untuk kesenian dan kebudayaan Sulsel. Kami juga ingin membangkitkan lagi perekonomian Sulsel pasca menghadapi pandemi Covid-19 kemarin," jelasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved