Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilpres 2024

PDIP Beri Sanksi Ganjar Pranowo Atas Pernyataan Siap Maju Capres 2024

Sanksi diberikan setelah Ganjar Pranowo menyampaikan pernyataan siap maju calon presiden 2024, mendahului keputusan PDIP.

Editor: Ari Maryadi
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO
Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI-P Komarudin Watubun (kiri), Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah), dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) menggelar jumpa pers di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (24/10/2022). Kehadiran Ganjar diketahui untuk memenuhi panggilan Bidang Kehormatan DPP PDI-P untuk klarifikasi atas pernyataannya yang siap maju sebagai capres. (KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO) 

Pernyataan kesiapan maju capres ini merupakan yang pertama keluar dari mulut Ganjar setelah sekian lama menerima pandangan negatif dari koleganya di PDI-P.

Ganjar juga mengatakan, dirinya menunggu langkah konsolidasi PDI-P dalam membangun kerja sama politik antarpartai.

Menurut dia, PDI-P bisa mengusung calon sendiri karena sebagai pemenang Pemilu 2019.

Oleh karena itu, kata Ganjar, hendaknya partai lain bergabung dengan PDI-P dalam kerja sama politik.

"Rasa-rasanya bangsa ini terlalu besar untuk diurus sendirian. Ada banyak multidimensi persoalan yang ada di sana dan membutuhkan kebersamaan," tutur Ganjar.

Ketika dikonfirmasi mengenai ucapannya ini Ganjar Pranowo menandaskan, saat ini dirinya tetap berkonsentrasi mengurus Jawa Tengah.

Ada banyak pekerjaan yang kini sedang menjadi fokus perhatiannya. Antara lain kesiagaan tanggap bencana, penanganan inflasi, menyiapkan tanaman pangan pendamping padi untuk ketahanan pangan, serta mendorong BRIDA segera bekerja mengantisipasi situasi global yang masih belum baik.

Terkait dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) dijelaskannya bahwa ada realitas survei yang pasti menjadikan pertimbangan partai-partai. Namun ada aturan konstitusi dimana yang bisa mengusulkan capres adalah partai atau gabungan partai-partai.

"Untuk PDI Perjuangan hal itu menjadi prerogatif Ketum Bu Mega," pungkasnya.

(Sumber: Kompas.com/Nicholas Ryan Aditya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ganjar Kena Sanksi Teguran Lisan Imbas Pernyataan Siap Jadi Capres", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2022/10/24/18120371/ganjar-kena-sanksi-teguran-lisan-imbas-pernyataan-siap-jadi-capres.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved