Mentan SYL Luncurkan Mobil Ngobras Guna Perkuat Peran Penyuluh

Mentan SYL meluncurkan program mobil Ngobrol Asyik atau mobil Ngobras pertanian, Kamis (6/10/2022).

Editor: Content Writer
DOK KEMENTAN
Mentan SYL saat mengadakan peluncuran program mobil Ngobrol Asyik atau mobil Ngobras pertanian di Kantor Pusat Kementan, Kamis, (6/10/2022). 

MENTERI Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengadakan peluncuran program mobil Ngobrol Asyik atau mobil Ngobras pertanian di Kantor Pusat Kementan dan dihadiri sebanyak 1000 peserta dari berbagai daerah se-Indoneaia, Kamis, (6/10/2022).

Kegiatan ini sebagai penguat peran penyuluh dalam menghadapi ancaman krisis.

SYL menyampaikan bahwa acara ini dapat menyatukan seluruh kekuatan pertanian agar dapat berproduksi lebih baik dan bisa menjadi kebutuhan nantinya.

“Terlebih kita saat ini tengah menghadapi ancaman krisis pangan dunia akibat berbagai hal," ucap SYL.

Sementara, mobil Ngobras ini sudah dilengkapi dengan digital sistem yang terhubung langsung dengan beragam informasi terbaru.

Bahkan mobil ini termasuk mobil pintar karena telah mendapatkan masukan dari para pakar pangan nasional.

Saat berlangsungnya peluncuran program mobil Ngobrol Asyik atau mobil Ngobras pertanian di Kantor Pusat Kementan dan dihadiri sebanyak 1000 peserta dari berbagai daerah se-Indoneaia, Kamis, (6/10/2022).
Saat berlangsungnya peluncuran program mobil Ngobrol Asyik atau mobil Ngobras pertanian di Kantor Pusat Kementan dan dihadiri sebanyak 1000 peserta dari berbagai daerah se-Indoneaia, Kamis, (6/10/2022). (DOK KEMENTAN)

Mentan SYL juga menerangkan bawa Mobil Ngobras ini menguatkan digital system yang selama ini dibangun karena dapat menyandingkan kebutuhan yang telah dibahas sebelumnya.

“Misalnya ke depan ini seperti apa cuaca yang ada nanti kita bisa hubungkan dengan BMKG. Semua bisa dikomunikasikan karena mobil ini sudah dilenglapi teknologi," terang SYL.

Selain itu, SYL melanjutkan bahwa mobil Ngobras ini dapat memantau situasi harga terkini mengenai kebutuhan bahan pokok di seluruh Indonesia.

Nantinya, penyuluh akan melaporkan langsung kondisi dan dinamika di lapangan.

"Jadi saya sangat yakin dengan mobil ngobras ini kita bisa memantau apa saja yang berkaitan dengan informasi pertanian dan dapat membicaraknya dengan para ahli atau pakar pangan nasional," lanjut SYL.

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menjelaskan bahwa program ngobras ini menjadi terobosan baru dalam memperkuat komunikasi antar penyuluh seluruh Indonesia.

Program ini bahkan sudah dilengkapi dengan sarana mobil digital sistem dan ruang informasi yang terhubung langsung dengan para pakar.

"Alhamdulillah kami sudah memiliki mobil digital penyuluh yang bisa memperkuat peran penyuluh," tutup Dedi.(adv/rerifaabdurahman).

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved