Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan Ungkap Sejarah Kelam 23 Tahun Persebaya Tak Pernah Menang dari Arema

Kutukan tanpa menang di kandang Arema berhasil terpecahkan oleh Persebaya Surabaya. 

Editor: Saldy Irawan
Surya Malang/Purwanto
Kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam, buntut kekalahan Arema FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. - Viral Laporan Kapolda Jatim soal Isi Jumpa Pers Tragedi Kanjuruhan: Kronologi Lengkap, Jumlah Korban 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kemenangan Persebaya Surabaya atas Arema FC di laga Derby Jatim BRI Liga 1 2022 pekan ke-11 menjadi sejarah panjang persepakbolaan Indonesia.

Persebaya Surabaya berhasil menang di kandang Arema FC pada Sabtu (1/10) malam. 

Kemenangan itu didapatkan usai pertandingan sengit nan panas antar kedua tim sepanjang 90 menit pertandingan. 

Saling balas gol pun terjadi hingga akhirnya Persebaya mengunci kemenangan dengan skor akhir 3-2. 

Kendati demikian, pertandingan ini menimbulkan kericuhan hingga jatuhkan korban jiwa.  

Patahkan 'Kutukan' 23 Tahun

Kutukan tanpa menang di kandang Arema berhasil terpecahkan oleh Persebaya Surabaya. 

Gol Sho Yamamoto (51') menjadi kunci kemenangan Bajul Ijo untuk menuntaskan rekor Arema FC tersebut. 

Rekor Positif Aji Santoso Berlanjut

Hasil positif ini juga melanjutkan rekor apik Aji Santoso sebagai pelatih Persebaya Surabaya. 

Rekor tersebut adalah tak pernah kalah melawan Arema FC. 

Berdasarkan catatan statistik, sejak menangani Persebaya pada akhir 2019 lalu, Aji Santoso sudah 5 kali bersua dengan Singo Edan. 

Tim besutan Aji Santoso berhasil menang 4 kali, dan imbang 1 kali. 

Usai pertandingan, terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. 

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved