IPAL Losari
Pengerjaan IPAL Losari Capai 65 Persen, Target Rampung Juni 2023
Pengerjaan Instalasi Pengolahan Air Limba (IPAL) Losari kini mencapai 65 persen.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
Saat ini tengah dikerjakan 5 paket pekerjaan utama, yaitu pembangunan instalasi pengolahan air limbah (waste water treatment plant).
Teknologi yang digunakan untuk memproses limbah rumah tangga tersebut adalah Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR).
Lima paket diatas dikerjakan oleh empat kontraktor, yakni PT Waskita Karya untuk paket B2 dan C2.
Paket C1 oleh PT Adhi Karya, Paket C3 oleh PT Karaga Indonusa Pratama, dan paket B1 Makassar Construction of Water Treatment Plant (WWTP) oleh KSO PT.PP – PT MEMIONTEC Indonesia.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar Alamsyah Noorhaq mengatakan, Dinas PU terus melakukan pemantauan proyek recovery Jalan IPAL Losari.
"Pemantauan dan pengawasan dilakukan dalam rangka mengembalikan kondisi dan fungsi jalan pasca penggalian jaringan pipa IPAL Losari," katanya.
Adapun sejumlah titik lokasi jalan yang dipantau selama pengerjaan, yakni di Jl Lanto dg Pasewang, Jl Mappanyukki, Jl Mappaodang.
Selanjutnya Jl Badak, Jl Ratulangi, Jl Rajawali, Jl Haji Bau, Jl Kasuari, Jl Arief Rate dan beberapa ruas lainnya.
"Intinya jalan-jalan bekas pengerjaan IPAL harus dikembalikan sebelum penyerahan," tutupnya.
Data:
1. Paket B1 Makassar WWTP (Construction of Water Treatment Plant)
- Lingkup: Pembangunan WWTP dengan sistem Moving Bed Biofil Reator berkapasitas 16.000m3/hari
- Konstruksi (November 2020-Februari 2023)
- Uji Coba (Februari 2023 - Februari 2024)
- Nilai kontrak Rp176,1 miliar (US$3,048)