Rusa Timor
Perburuan Jadi Ancaman Terbesar Populasi Rusa Timor di Luwu
Populasi rusa Timor di wilayah Desa Padang Lambe Kabupaten Luwu semakin berkurang.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNLUWU.COM, SULI - Rusa Timor atau Rusa Timorensis merupakan salah satu jenis rusa tropis dengan persebaran paling luas di Indonesia.
Rusa jenis ini juga dijumpai di wilayah pengunungan dekat Desa Padang Lambe, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Populasi rusa di wilayah Desa Padang Lambe disebut semakin berkurang.
Maraknya aktivitas perburuan menjadi ancaman bagi satwa ini.
Padahal rusa timor termasuk satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor 106 tahun 2018.
Informasi diperoleh, perburuan rusa di sekitaran Desa Padang Lambe biasanya menggunakan jerat ataupun senapan angin.
Menurut warga setempat, berburu rusa sudah lama dilakukan.
"Berburu rusa itu dilakukan sejak dahulu kala," kata salah satu warga, Sabtu (1/10/2022).
Hasil buruan biasanya dikonsumsi oleh warga. "Hanya untuk dimakan saja," tambahnya.
Kebiasaan berburu warga nampaknya sulit dihentikan.
Sebab beberapa oknum pemerintah dan penegak hukum juga kerap berburu rusa di wilayah itu.
"Bagaimana masyarakat tidak berburu, oknum aparat dan pegawai pemerintah saja kadang ada yang datang berburu," bebernya.
Kepala Desa Padang Lambe Nasruddin Nasir mengatakan dulu habitat rusa berada di dua bukit, yaitu Bukit Ongko dan Bukit Balu.
Dulunya Bukit Ongko menjadi salah satu tempat berburu Raja atau Datu Luwu.
Tidak ada yang dibolehkan berburu di tempat ini kecuali Raja.
Tepat di bawah kaki bukit terdapat anak sungai yang airnya biasa diminum oleh rusa.
"Biasanya rusa akan turun saat musim kemarau, bahkan dulunya rusa-rusa yang ada di pegunungan kerap turun hingga ke perkampungan untuk mencari makan," terang dia.
Ia mengaku sudah mengimbau warga agar tidak lagi melakukan perburuan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pt-pertamina-persero-melestarikan-rusa-timor-di-kabupaten-takalar.jpg)