ASN Sinjai

Polres Sinjai Segera Lakukan Gelar Perkara Kasus Tendang Motor oleh ASN Dispora Andi Aswadi

Pihak Reskrim Polres Sinjai menyampaikan bahwa mereka masih melakukan penahanan kepada Andi Aswadi.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Muh. Irham
Dok Humas Polres Sinjai
Perdamaian pihak keluarga korban pengendara sepeda motor pelajar perempuan dan pihak Andi Aswadi sedang di mediasi oleh Satreskrim Polres Sinjai, Senin (27/9/2022) 

SINJAI, TRIBUN-TIMUR.COM - Kasus Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sinjai, Sulawesi Selatan Andi Aswadi masih diproses oleh Polres Sinjai.

Pihak Reskrim Polres Sinjai menyampaikan bahwa mereka masih melakukan penahanan kepada Andi Aswadi.

Meski kasus itu ada perdamaian dari pihak keluarga korban dengan tersangka Andi Aswadi.

"Sudah damai, tapi sekarang masih berproses dan kami akan gelar perkarakan," kata Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Syahruddin, Kamis (29/9/2022).

Andi Aswadi ditetapkan tersangka oleh Polisi Resort (Polres) Sinjai pada Kamis (15/9/2022).

Ia ditetapkan sebagai tersangka setelah menendang sepeda motor pelajar perempuan di Jl Ahmad Yani pada pukul 16.00 Wita, Selasa (13/9/2022) lalu.

Ia menendang sepeda motor pelajar perempuan itu setelah terlibat tabrakan antara mobil Kijang Innova DD 1383 UC dengan sepeda motor pelajar perempuan.

Aswadi kesal saat setelah menegur perempuan tersebut karena salah jalur hingga menabrak mobilnya.

Saat menendang sepeda motor,  pengendara perempuan itu kaget dan tak sengaja menancap gas hingga terjatuh di badan aspal.

Aksi tendang sepeda motor pengendara pelajar perempuan terekam kamera warga sekitar.

Rekaman itu kemudian terupload di media sosial hingga viral.

Usai viral orang tua pelajar perempuan mendatangi Mapolres Sinjai melaporkan aksi Andi Aswadi yang melakukan kekerasan.

Selanjutnya anggota Satreskrim Polres Sinjai mengamankan Andi Aswadi ke Mapolres Sinjai hingga dilakukan penahanan dan ditetapkan tersangka.

Aksi tendang sepeda motor pengendara, Aswadi mendapat sorotan termasuk dari Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa.

Ia menegaskan jika terbukti maka dirinya tidak melindungi dan mengancam sanksi kepegawaian yang berlaku. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved