Unhas

FEB Unhas Bakal Hadirkan 4 Pembicara Internasional dalam Konferensi ke-7 ICAME

FEB Unhas aktif menghadirkan ruang diskusi dan pembelajaran baik dalam bentuk konferensi internasional.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FAQIH IMTIYAAZ
Flyer ICAME ke-7 yang akan menghadirkan pembicara Internasional dalam konferensi Ekonomi. ICAME 2022 akan berlangsung secara hybrid di Hotel Aryaduta, Makassar, Kamis-Jumat (6-7/10/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin akan kembali menyelenggarakan konferensi internasional, Kamis-Jumat (6-7/10/2022).

Seminar ini bertajuk "The 7th International Conference on Accounting, Management, and Economics (ICAME) 2022". 

Topik yang bakal dibahas yakni Innovation Towards Sustainable Business.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas Prof Abdul Rahman Kadir menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian dies natalis ke-74 FEB.

Rencananya, ICAME 2022 akan berlangsung secara hybrid di Hotel Aryaduta, Makassar.

Konferensi ini terdiri dari dua sesi, yaitu sesi utama and sesi paralel. 

Prof Rahman menjelaskan dalam sesi utama, terdapat empat pembicara yang berasal dari negara berbeda.

Yanuar Nugroho dari Yusof Ishak Institute Singapura, Prof Noor Raihan Ab Hamid Asia E University Malaysia.

Prof Johnny Jermias dari Simon Fraser University Kanada dan Prof Arief Anshory Yusuf Universitas Padjajaran, Indonesia.

Saat ini, 80 peserta telah mendaftarkan diri guna mempresentasikan artikel ilmiahnya. 

"Para peserta berasal dari berbagai universitas/instansi baik dari dalam maupun luar negeri. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana diseminasi hasil penelitian oleh para akademisi. Tidak hanya itu, akan memberikan kontribusi positif untuk pembangunan Indonesia di masa yang akan datang," jelas Prof Rahman, Jumat (30/9/2022).

Secara umum, FEB Unhas aktif menghadirkan ruang diskusi dan pembelajaran baik dalam bentuk konferensi internasional.

ICAME menjadi agenda rutin yang dilaksanakan oleh FEB Unhas setiap tahunnya.

Ada delapan sub tema yang dibahas para praktisi dalam artikel ilmiahnya.

Subtemanya yakni, Economic, Financial Accounting, Management Accounting, Finance and Investment, Sustainabilty Business, Islamic Accounting, Corporate Governance dan Human Capital. 

" Tujuannya sebagai media diskusi guna menghadirkan berbagai ide dan saran berkaitan dengan topik pembahasan yang telah dibuat," tuturnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved