Prabowo Dukung Perubahan Aturan Tinggi Badan Calon Prajurit TNI: Negara Rugi

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendukung perubahan aturan tinggi badan calon prajurit TNI. Menurutnya calon prajurit harus diperhatikan prestasi

Editor: Ari Maryadi
Media Fraksi Gerindra
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto merekatkan tangan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman. Momen itu diambil pasca rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2022).(Media Fraksi Gerindra) 

TRIBUN-TIMUR.COM -- Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendukung perubahan aturan syarat tinggi badan calon prajurit TNI yang diturunkan.

Menurut dia, selain tinggi badan, seorang calon prajurit TNI harus diperhatikan prestasi dan kelebihannya yang lain.

"Saya kira sesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing dan suku yang berlainan, semua punya potensi yang sangat baik untuk pertahanan, jadi saya mendukung penyesuaian," ujar Prabowo di Jakarta Convention Center, dikutip dari Kompas.com Kamis (29/9/2022).

"Kalau kita hanya pilih suatu kriteria, hanya tinggi badan, tapi prestasinya, kemampuannya, kelebihannya ciri khas daerahnya dan sebagainya, tidak diperhitungkan, ya saya kita kita rugi, negara rugi, TNI rugi," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengubah persyaratan tinggi badan dan usia calon taruna dan taruni TNI pada tahun ini menjadi minimal 160 sentimeter untuk taruna dan 155 sentimeter untuk taruni, serta usia minimal 17 tahun 9 bulan.

"Sebagai contoh, tinggi badan untuk peraturan Panglima yang terakhir yang menjadi dasar kita semua saat ini adalah 163 (sentimeter) untuk pria. Untuk wanita 157 (sentimeter) sebenarnya. Itu sudah saya turunkan," kata Andika seperti dikutip dari tayangan pada akun YouTube-nya, Selasa (27/9/2022).

Sedangkan, untuk aturan batas usia calon taruna dan taruni yang mulanya 18 tahun diubah menjadi 17 tahun 9 bulan.

Andika mengatakan perubahan aturan tinggi badan dan usia dilakukan untuk lebih mengakomodasi kondisi para calon taruna dan taruni.

Perubahan aturan itu berlaku untuk seluruh calon taruna dan taruni dari matra darat, laut, dan udara.

Asisten Personel Panglima TNI Marsekal Muda (Marsda) Kusworo menjelaskan alasan perubahan batas usia calon taruna dan taruni TNI.

“Tapi di tahun ini ada toleransi tiga bulan. Lebih dimudahkan. Jadi 17 tahun 9 bulan terhitung mulai tanggal dibuka pendidikan. Ini suatu terobosan yang bagus, memberikan suatu kesempatan satu toleransi,” kata Kusworo.

Jenderal Andika Perkasa dan Dudung Abdurachman Salaman Mesra di Depan Prabowo Subianto

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman bersalaman erat dan mesra di hadapan Prabowo Subianto.

Momen mesra tersebut berlangsung dalam rapat kerja Komisi I DPR RI di di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (26/9/2022).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved