Ferdy Sambo

Mengapa Jaksa Penuntut Ferdy Sambo Ditempatkan di Ruang Khusus? 75 Jaksa Kejagung Sudah Siap Hadapi

Dalam kasus kematian Brigadir J, Jaksa Agung tunjuk 75 jaksa terbaik untuk menuntut Ferdy Sambo di persidangan.

Editor: Ansar
Kolase TribunTimur.com
Ketua Komisi Kejaksaan Barita Simanjuntak dan Ferdy Sambo. Barita menyebut semua jaksa yang tangani kasus Ferdy Sambo akan ditempatkan di ruang khusus. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ferdy Sambo cs tersangka kasus kematian Brigadir J segera disidang setelah berkas perkaranya lengkap.

Dalam kasus kematian Brigadir J, Jaksa Agung tunjuk 75 jaksa terbaik untuk menuntut Ferdy Sambo di persidangan.

Para jaksa kasus Ferdy Sambo akan ditempatkan di ruang khusus, jika seluruh jaksayang menangani persidangan Ferdy Sambo cs akan ditempatkan safe house.

Barita menyebut, dasar penempatan seluruh jaksa kasus Ferdy Sambo tersebut untuk menjamin agar tidak terintervensi.

"Safe house? Iya itu kan langkah-langkah yang akan ditempuh. Masyarakat menganggap wah ini akan banyak intervensi," kata Barita saat dikonfirmasi awak media, Kamis (29/9/2022).

Tak hanya itu, tujuan penempatan puluhan jaksa yang akan menyidangkan para tersangka pembunuhan Brigadir J itu juga untuk meyakinkan kepada publik agar tak khawatir kalau sidang dipengaruhi oleh pihak luar.

"Maka harus ada antisipasi atau jawaban dari resiko terhadap apa yang dianggap publik itu," ucap dia.

Bahkan kata Barita, pihak kejaksaan juga akan melakukan pengamanan sarana komunikasi para jaksa yakni dengan melakukan penyadapan sementara.

"Pemantauan sarana komunikasi antara lain dengan penyadapan dan Kejaksaan adalah intelijen penegakan hukum jadi punya kewenangan menjalankannya," tutur Barita.

Hal itu juga kata dia dalam rangka memastikan tim JPU bekerja dengan baik, profesional, aman, serta untuk memudahkan koordinasi dan untuk menghindari alasan-alasan teknis dalam proses penuntutan.

"Ini hal yang biasa dipersiapkan dalam penanganan tugas-tugas penuntutan yang berkas perkaranya banyak dan jadwal persidangan yang padat serta ketat. Agar asas peradilan cepat, sederhana dan biaya ringan dapat dipenuhi," kata Barita.

Kata dia, setidaknya akan ada sekitar 30 jaksa penuntut umum yang akan bekerja untuk seluruh terdakwa dalam kasu pembunuhan Brigadir J.

Keseluruhan jaksa itu nantinya kata dia, akan mendapatkan perlakuan yang sama agar proses persidangan dapat terlaksana sesuaid dengan asas hukum yang ada.

"Akan disesuaikan dengan berkas perkara masing-masing, keseluruhan kan untuk kasus pembunuhan berencana ada kalau tidak salah 30 orang yang dibagi dalam 5 berkas perkara," tukas Barita.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved