Ferdy Sambo

Kabar Terbaru Ferdy Sambo Cs Setelah Berkas P21, Moeldoko Muncul Sebut Transparan dan Terbuka

Sidang Ferdy Sambo cs kan digelar setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Editor: Ansar
Kolase TribunTimur.com
Ferdy Sambo dan Moeldoko. Sidang Ferdy Sambo cs kan digelar setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo bersama empat tersangka kasus pembunuhan Brigadir J segera disidang.

Sidang Ferdy Sambo cs kan digelar setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Kejagung umumkan kelengkapan berkas kelima tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada Rabu (28/9/2022).

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldokopun muncul setelah Kejagung menyampaikan kabar terbaru Ferdy Sambo cs.

Moeldoko mengatakan proses hukum kasus Brigadir J bakal naik ke persidangan.

"Saya pikir semuanya sudah tahu persoalan ini sebentar lagi akan persidangan, tunggu saja proses hukumnya," kata Moeldoko saat konferensi pers di soal isu-isu terkini di Kantor Bina Graha, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Untuk itu, Moeldoko meminta masyarakat menunggu proses hukum yang berlangsung.

Lebih lanjut, Moeldoko memuji kinerja insitusi Polri.

Menurutnya, Polri telah melaksanakan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kasus yang melibatkan Ferdy Sambo.

"Intinya, bahwa institusi kepolisian telah menjalankan perintah presiden, semuanya diproses dengan cepat transparan dan terbuka, itu sudah dijalankan," ucapnya, dikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube Kompas TV.

Hal senada juga diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

Mahfud MD menyampaikan apresiasi kepada Polri dan Kejagung yang telah bekerja keras, namun tetap teliti dan profesional dalam menangani kasus ini.

"Alhamdulillah, Kejaksaan Agung telah menyatakan berkas perkara pembunuhan Brigadir Yosua atau kasus Sambo sudah lengkap (P21). Melibatkan 5 tersangka pembunuhan berencana dan 7 tersangka untuk obstruction of justice," kata Mahfud MD, Rabu (28/9/2022). 

"Kita apresiasi Polri dan Kejagung yang telah bekerja keras, tapi tetap teliti dan profesional," lanjutnya.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved