Politeknik ATI Makassar

Politeknik ATI Makassar Dorong Dosen Tingkatan Kualitas Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Para dosen Politeknik ATI Makassar diharapkan dapat menghasilkan inovasi-inovasi di bidang Ipteks yang mampu meningkatkan daya saing.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
Politeknik ATI Makassar
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar melaksanakan Workshop Peningkatan Kapasitas Dosen di Ruang Padewakkang, Kampus Politeknik ATI Makassar, Senin-Rabu (26-28/9/2022). Selama workshop, peserta mendapatkan sejumlah materi terkait metodologi pengabdian masyarakat dengan kolaborasi industri. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Politeknik ATI Makassar terus berupaya mendorong peningkatan kualitas penelitian dosen dan pengabdian masyarakat.

Untuk itu, Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar telah melaksanakan Workshop Peningkatan Kapasitas Dosen di Ruang Padewakkang, Kampus Politeknik ATI Makassar, Senin-Rabu (26-28/9/2022).

Workshop tersebut diikuti seluruh dosen dari empat program studi yang ada di Politeknik ATI Makassar.

Mulai dari Teknik Industri Agro, Teknik Manufaktur Industri Agro, Otomasi Sistem Permesinan, hingga Teknik Kimia Mineral.

Ketua UPPM Politeknik ATI Makassar Merla Madjid mengatakan selama mengikuti workshop peserta mendapatkan sejumlah materi terkait metodologi pengabdian masyarakat dengan kolaborasi industri.

Materi ini dibawakan Ketua Departemen Teknik Informatika Unhas Indrabayu.

Selanjutnya, ada Metodologi Penulisan Proposal Penelitian Hibah oleh Dosen Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) Irfan Syamsuddin.

Serta, materi Mudahnya Menulis Buku Ilmiah Populer Bagi Pemula dari dosen Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa Wulansari Apriani.

"Ini merupakan usaha optimalisasi  sumber daya di internal Politeknik ATI Makassar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara berkesinambungan melalui penelitian  dan pengabdian dan juga pengajaran khususnya dalam bidang penulisan buku bahan ajar atau artikel ilmiah," jelasnya, Rabu (28/9/2022). 

Para dosen diharapkan dapat menghasilkan inovasi-inovasi di bidang Ipteks yang mampu meningkatkan daya saing.

Hal ini sejalan dengan arah kebijakan Corporate University yang telah ditetapkan oleh BPSDMI Kementerian Perindustrian. 

Direktur Politeknik ATI Makassar Muhammad Basri menambahkan kampusnya terus mendorong peningkatan kapasitas dosen dalam implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi yang menjadi tugas dan tanggung jawab seorang dosen

Selain menjadi kewajiban dosen, kegiatan penelitiaan dan pengabdian masyarakat juga untuk pemenuhan Beban Kerja Dosen (BKD).

Serta menjadi bagian perjanjian kinerja institusi yang harus direalisasikan.

"Kami selalu berupaya untuk memotivasi para dosen untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat dosen yang juga nantinya bisa meningkatkan publikasi di jurnal nasional maupun internasional," ujarnya.

Dari workshop ini, ia berharap akan lahir hasil-hasil penelitian yang berkualitas dan dapat diimplementasikan ke dalam program pengabdian kepada masyarakat.

Tentunya, penelitian ini berusaha menjawab permasalahan yang dihadapi Industri Kecil Menengah (IKM) di daerah.

"Selain itu, diharapkan lahir buku bahan ajar dan ilmiah populer yang bisa menjadi nilai tambah bagi kinerja dosen," tuturnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved