IAIN Parepare

Bukan Taufan Pawe, IAIN Parepare Pilih Danny Pomanto Lepas Mahasiswa KPM

Pelepasan itu dirangkaikan dengan pembekalan kuliah umum yang dibawakan Wali Kota Makassar itu dihadapan 1.200 mahasiswa.

Penulis: M Yaumil | Editor: Muh. Irham
Tribun Parepare/M Yaumil
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Parepare pilih Wali Kota Makassar, Danny Pomanto untuk melepas mahasiswa kuliah pengabdian masyarakat (KPM). 

PAREPARE, TRIBUN-TIMUR.COM - Bukan Taufan Pawe, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Parepare pilih Wali Kota Makassar, Danny Pomanto untuk melepas mahasiswa kuliah pengabdian masyarakat (KPM).

Acara dilaksanakan di Auditorium kampus IAIN Jalan Poros Pinrang Parepare, Kecamatan Soreang, Kota Parepare.

Pelepasan itu dirangkaikan dengan pembekalan kuliah umum yang dibawakan Wali Kota Makassar itu dihadapan 1.200 mahasiswa.

Danny Pomanto mengatakan kuliah umum sebagai ajang share pengalaman kepada generasi penerus.

"Kuliah ini mengobati kerinduan saya untuk share kepada generasi calon pemimpin kita," katanya, Selasa (27/9/2022) siang.

Selain itu, Danny juga akan mengajak IAIN untuk bekerja sama di bidang keilmuan.

Menurutnya, kerjasama merupakan kekuatan pemerintah dalam pembangunan SDM maupun infrastruktur.

"Salah satu strategi dan kekuatan pemerintah itu bekerja sama dengan institusi akademik karena disitulah sumber-sumber ilmu," jelasnya.

IAIN Parepare memiliki kapasitas dan keahlian khusus 

"Capasity building atau keahlian-keahlian khusus yang dimiliki di institusi itu termasuk IAIN Parepare," ujar Danny.

Danny melihat, IAIN Parepare memiliki program moderasi.

"Kita akan menjajaki banyak hal, tentang program-program lorong, kami juga memiliki program penguatan umat," imbuhnya.

"Hasil diskusi dengan Rektor ada program moderasi dan akan kita jajaki kerja sama," tuturnya.

Pihaknya pun terbuka untuk siapa saja yang ingin kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar.

Apalagi dirinya sudah menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

"Kami terbuka, kami juga memiliki kerja sama dengan Australia, dengan Amerika, ITB, dan UGM," kata Danny.

Sebagai kepala daerah, Danny membutuhkan suport dalam menangani persoalan di Kota Makassar.

"Makassar banyak ruang persoalan yang harus dipikirkan sama-sama. Maka heterogenitas Makassar itu keterwakilan persoalan-persoalan di Sulsel," pungkasnya.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved