Kernet Truk Ditemukan Tewas Terseret Arus Sungai Bila Riase Sidrap

Saha yang bekerja sebagai kernet truk dikabarkan tenggelam saat mencuci truk di bantaran Sungai Bila Riase.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
Basarnas Sulsel
Jenazah Saha dievakuasi Tim SAR Gabungan di Sungai Bala Riase, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Sabtu (24/9/2022) siang. Saha yang bekerja sebagai kernet truk dikabarkan tenggelam saat mencuci truk di bantaran Sungai Bela Riase kemarin. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP - Nasib malang dialami Saha remaja 14 tahun asal Sengkang, Sulawesi Selatan.

Saha yang bekerja sebagai kernet truk dikabarkan tenggelam saat mencuci truk di bantaran Sungai Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Jumat (23/9/2022).

Saat itu sandal Saha tak sengaja hanyut ke sungai. Saha pun berusaha meraih sendalnya.

Namun nahas, derasnya arus malah membuat Saha hanyut terbawa derasnya arus sungai.

"Kejadiannya Jumat (23/9/2022) sekitar pukul 17.30 Wita, korban berusaha meraih sandalnya yang hanyut namun ikut terseret arus," kata Kepala Kantor Basarnas Sulsel Djunaidi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/9/2022) sore.

Saat hilang di pagi hari itu, potensi SAR dari Parepare telah dikerahkan ke lokasi melakukan pencarian.

Namun, hingga malam hari Saha tidak kunjung ditemukan.

Dan di hari kedua pencarian ini, Saha pun berhasil ditemukan tim SAR gabungan.

Saha ditemukan setelah Tim SAR melakukan penyelaman dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Alhasil, korban ditemukan sekitar pukul 13.30 Wita dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Barukku Sidrap untuk diserahkan ke pihak keluarga. 

"Hari ini Tim melakukan penyelaman dan penyisiran di sekitar lokasi korban dilaporkan terbawa arus sebelum akhirnya ditemukan sekitar 10 meter dari LKK (Lokasi Kejadian Kecelakaan)," terang Djunaidi. 

Atas kejadian itu, Djunaidi pun menyampaikan belasungkawa dan imbauan agar masyarakat tetap waspada dan memperhatikan keselamatan dirinya saat beraktifitas di sekitar sungai. 

"Semoga kejadian ini menjadi perhatian agar masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai tetap memperhatikan keselamatan dirinya dan tidak mengabaikan kondisi sekitarnya yang berpotensi membahayakan," imbuhnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved