Hakim Agung Tersangka Kasus Suap, PKS: Gempa Besar di Mahkamah Agung, Dia Wakil Tuhan di Bumi

Politisi PKS Nasir Djamil menilai kasus dugaan suap yang menyeret hakim agung menandakan adanya gempa besar di Mahkamah Agung (MA).

Editor: Ari Maryadi
Kompas.com
Kolase Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil dan Hakim Agung Mahkamah Agung (MA) Sudrajad Dimyati. Nasir Djamil menilai kasus dugaan suap yang menyeret hakim agung menandakan adanya gempa besar di Mahkamah Agung (MA). 

TRIBUN-TIMUR.COM -- Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Nasir Djamil menilai kasus dugaan suap yang menyeret hakim agung menandakan adanya gempa besar di Mahkamah Agung (MA).

Nasir Djamil mengatakan, hakim bagaikan wakil Tuhan di Bumi dalam memberikan peradilan.

Hal itu diungkapkan Nasir Djamil menanggapi kasus Hakim Agung Mahkamah Agung (MA) Sudrajad Dimyati ditetapkan tersangka dugaan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Komisi III DPR RI adalah alat kelengkapan dewan DPR RI yang mengurusi hukum dan HAM.

"Kalau hakim agung tersangka KPK, maka ini artinya gempa besar di Mahkamah Agung. Sebab hakim itu adalah wakil Tuhan di muka bumi ini," kata Nasir dalam pesan yang diterima Tribunnews, Jumat (23/9/2022).

Menurutnya, ini sudah sangat membahayakan eksistensi lembaga pengadil tersebut.

"Ini menunjukkan bahwa uang masih menjadi alat tukar ketukan palu hakim. Kalau di level Hakim Agung begitu, maka bagaimana potret transaksional putusan pengadilan di bawahnya?" kata dia.

Politisi PKS menyebut badan pengawas Mahkamah Agung harus bekerja ekstra agar mampu mendisiplinkan para Hakim Agung dan hakim yang ada di bawahnya.

“Pembusukan di lembaga peradilan bisa dihindari jika pengawasan melekat pimpinan ke bawahannya berjalan efektif dan subtantif," pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Hakim Agung pada Mahkamah Agung (MA) Sudrajad Dimyati sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan perkara di MA.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved