Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sosok Kombes Dodi Rahmawan dan 65 Kg Sabu Jaringan Malaysia Gagal Edar di Sulsel

Tim Khusus Ditresnarkoba Polda Sulsel menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 65 kilogram.

TRIBUN-TIMUR.COM/Muslimin Emba
Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana dan Dirnarkoba Kombes Pol Dodi Rahmawan saat memperlihatkan barang bukti sabu yang dimusnahkan di Mapolda Sulsel, Rabu (10/8/2022) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 65 kilogram.

Oleh Tim Khusus Ditresnarkoba Polda Sulsel, barang haram itu disita dari hasil pengungkapan kasus di sejumlah daerah sejak 1 Januari hingga 19 September 2022.

“Jumlah laporan masuk ke kita sebanyak 1.564 kasus,” kata Dirresnarkoba Polda Sulsel Kombes Pol Dodi Rahmawan, Senin (19/8/2022) lalu.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, sebanyak 2.114 orang berstatus tersangka.

“Tersangka 2.114 orang dengan rincian laki-laki 1.941 orang dan perempuan 173 orang,” ujarnya.

Sementara untuk barang bukti tidak hanya jenis sabu diamankan.

Ada juga jenis ganja, ekstasi, sintetis, dan obat daftar G atau terlarang.

“Barang bukti yang berhasil diungkap adalah sabu 65.009,078 gram atau 65 kilogram, ekstasi 3.652 butir, ganja 13.354,43 gram atau 13 kilogram,” Dodi menambahkan.

“Daftar G sebanyak 370.184 butir dan tembakau sintetis 1.200,64 gram atau satu kilogram,” katanya.

Terbaru, sindikat pengedar sabu jaringan Malaysia diringkus Timsus Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel.

Ialah terduga pengedar berinisial SLT (37) diringkus di rumahnya di Jl Poros Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Penangkapan SLT itu bermula saat Timsus Narkoba Polda Sulsel menerima laporan masyarakat yang kerap mendapati adanya jual beli sabu di rumah SLT.

Timsus pun memantau rumah SLT dan melakukan penggerebekan pada Jumat, dini hari kemarin.

“Pada pukul 00.10 wita tim melakukan pengendapan di sekitar TKP dan pada pukul 01.00 wita tim melihat seorang perempuan membuka pagar rumahnya,” kata Dodi Rahmawan.

“Tim langsung masuk ke dalam rumah dan menemukan SLT yang sedang tidur di lantai dua dan membangunkannya,” katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved