Kebakaran di Toraja Utara

Kios dan Warung Makan di Kesu' Toraja Utara, Ludes Dilalap Api

Musibah kebakaran kembali terjadi di Lembang Tadongkon, Kecamatan Kesu', Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), sekira pukul 02.00 Wita.

Penulis: Ricdwan Abbas | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun Toraja Utara
Kios dan warung makan di Lembang Tadongkon, Kecamatan Kesu', Kabupaten Toraja Utara, ludes dilalap api sekira pukul 02.00 dinihari, Minggu (18/9/2022). Kebakaran ini menghanguskan kios barang campuran milik Rosalina Pasapan (55) alias Mak Rosa dan warung makan milik Markus Tangke Padang (54) alias Pak Nanci.   

TORAJA, TRIBUN-TIMUR.COM- Musibah kebakaran kembali terjadi di Lembang Tadongkon, Kecamatan Kesu', Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), sekira pukul 02.00 dinihari, Minggu (18/9/2022).

Kebakaran ini menghanguskan kios barang campuran milik Rosalina Pasapan (55) alias Mak Rosa dan warung makan milik Markus Tangke Padang (54) alias Pak Nanci.

Tetangga korban, Rista alias Ita mengatakan penyebab kebakaran diduga karena hubungan pendek arus listrik di kios Ma' Rosa.

Karena material bangunan menggunakan bahan kayu membuat api cepat dan merambah ke warung makan milik Pak Nanci.

"Mungkin ada listrik korslet di kios Tante Rosa, karena bangunan itu yang pertama dibakar api baru kena juga ini warung makan," ujarnya kepada Tribun Timur, Minggu pagi.

Empat unit mobil pemadam kebakaran (damkar) yang diturunkan berhasil memadamkan api sehingga tidak meluas ke rumah warga.

"Ada empat mobil pemadam datang jam dua lewat tapi tidak bisami diselamatkan itu kios sama barang-barangnya," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Sanggalangi' Iptu Yos Sudarso membenarkan kejadian tersebut.

Yos mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun kios maupun warung makan rata dengan tanah

"Iya dinda, kita sudah di lokasi lagi kumpul baket," ungkapnya.

"Empat mobil pemadam diturunkan memadamkan api sehingga kebakaran bisa dicegah tidak meluas," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi ditaksir sekitar Rp 80 juta. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved