4 Fokus dari Gerakan World Cleanup Day Tana Toraja Tahun 2022

Menurut Leader WCD Kabupaten Tana Toraja Kegiatan ini bentuk edukasi untuk anak pelajar untuk mandiri dalam memilah sampah

Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Kabupaten Tana Toraja ikut andil dalam kegiatan World Cleanup Day (WCD), Sabtu pagi (17/9/22). 

TRIBUN-TIMUR.COM, TORAJA - Kabupaten Tana Toraja ikut andil dalam kegiatan World Cleanup Day (WCD), Sabtu pagi (17/9/22).

World Cleanup Day adalah aksi bersih-bersih yang dilaksanakan serentak di 191 negara di dunia dengan tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah.

Kabupaten Tana Toraja telah berkontribusi dalam aksi ini sejak tahun 2019-2021, dan di tahun ini akan kembali bergerak dengan tema "Aksi Cleanup dan Pilah Sampah di Lingkungan Masing-masing"

Leader WCD Kabupaten Tana Toraja, Febe Tolan ditemui H-1 sebelum aksi ini mengatakan kegiatan ini merupakan perwujudan peningkatan kepedulian terhadap permasalahan sampah serta menjadi sarana memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan Bumi.

"Kegiatan ini sebagai bentuk nyata perwujudan keperdulian terhadap menjaga kampung kita" Ucapnya

Febe juga menjelaskan 17 September 2022 merupakan puncak pelaksanaan WCD Tana Toraja 2022.

Walaupun sebenarnya pelaksanaan World Cleanup Day terus sambil berjalan dari tanggal 10 September sampai 25 September 2022 nanti dalam berbagai bentuk kegiatan, baik itu edukasi ke sekolah-sekolah atau aksi memilah sampah anorganik dan mengolah sampah organik.

"Kegiatan ini bentuk edukasi untuk anak pelajar untuk mandiri dalam memilah sampah" Tuturnya

Sarjana Ilmu Komunikasi ini mengatakan ada empat point fokus Gerakan World Cleanup Day Tana Toraja tahun ini Pertama Nilai kebersihan, Kedua Nilai sosial, Ketiga Nilai ekonomis, Keempat Nilai edukasi.

"Pertama nilai kerbersihan bisa dimulai dari lingkungan kita sendiri, kedua nilai sosial untuk sesama masyrakat, ketiga nilai ekonomis bisa berupa pembagian bibit dan voucher belanja dan sejenisnya, keempat edukasi untuk ke sekolah-sekolah" Ucapanya.

Harapanya semoga kegiatan ini semakin terus dimassifkan ditingkat Lembang, Kelurahan, Kecamatan dan seluruh stakeholder Pemerintahan.

"Siapapun Leader atau ketua panitia 2023 nanti, dapat menjangkau lebih jauh kelingkup terkecil hingga lingkup terbesar" Tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved