Warga di Dua Kecamatan di Kota Makassar ini Jarang Ada yang Mau Daftar Jadi Panwascam

Untuk mengantisipasi kurangnya pendaftar di dua kecamatan tersebut, Bawaslu Kota Makassar akan melakukan berbagai upaya.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Ketua Bawaslu Kota Makassar Abdillah Mustari di ruangannya lantai 2 Kantor Bawaslu Kota Makassar, Jl Letjen Hertasning No 11, Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Jumat (16/9/2022).  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wilayah Kecamatan Wajo dan Kecamatan Ujung Pandang menjadi atensi Badan Pengawas Pemilihan Umum/Bawaslu Kota Makassar menjaring panitia pengawas pemilu kecamatan (Panwascam) tahun 2024.

Animo masyarakat di dua kecamatan tersebut selama ini sangat rendah untuk ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Kota Makassar Abdillah Mustari saat ditemui di ruangannya lantai 2 Kantor Bawaslu Kota Makassar, Jl Letjen Hertasning No 11, Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Jumat (16/9/2022).

"Dua kecamatan itu biasanya kurang pendaftar," kata Abdillah Mustari.

Adapun 13 kecamatan lain, kata Abdillah Mustari, jumlah pendaftar selalu melebihi kuota yang disiapkan.

Kuota Panwascam untuk setiap kecamatan sebanyak enam orang.

"Jadi kebutuhan kita itu dua kali lebih banyak dari komisioner. Kebutuhan sebagai komisioner kan hanya tiga orang," ujarnya.

Untuk mengantisipasi kurangnya pendaftar di dua kecamatan tersebut, Bawaslu Kota Makassar akan melakukan berbagai upaya.

Seperti mendekati tokoh masyarakat, pemuda, dan juga srikandi kecamatan.

Menurutnya, merekalah yang berpotensi untuk terlibat menjadi peserta Panwascam.

Termasuk tokoh perempuan. Sebab, salah satu persyaratannya adalah harus ada perempuan dari enam orang yang terpilih.

"30 persen Panwascam itu juga harus ada perempuan," katanya.

Alumnus UIN Alauddin Makassar itu berharap kebutuhan Panwascam di setiap kecamatan terpenuhi.

Selain itu, peserta yang terpilih, juga diharapkan memiliki kemampuan dalam melaksanakan tugas sebagai pengawasan.

Tak hanya kemampuan, tetapi sebagai Panwascam, kata Abdillah Mustari, juga harus berintegritas.

"Harus berintegritas, karena yang namanya pengawas kan tidak boleh berafiliasi kepada golongan tertentu," ucapnya. (*)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved