PT Vale Indonesia Minta Dialog, Andi Sudirman Bersikukuh Sebut Tidak Ada Nilai Tawar

Pria kelahiran Kabupaten Bone itu menyebutkan PT Vale Indonesia boleh beroperasi asal berada di bawah naungan Pemprov Sulsel.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat memberi sambutan pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Daerah Provinsi Sulawesi Selatan terkait Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 di Hotel Claro Makassar, Rabu (14/9/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersikukuh menolak perpanjangan kontrak karya PT Vale Indonesia.

Saat ditanyakan terkait permintaan PT Vale Indonesia untuk melakukan dialog bersama Pemprov, Andi Sudirman Sulaiman menyebutkan tetap akan menolak tawaran tersebut.

"Sudah jelas di RDP apa yang saya sampaikan," katanya saat ditemui di Hotel Claro Makassar, Rabu (14/9/2022).

"Tidak ada nilai tawar di situ. yang ada adalah tolak perpanjangan kontrak karya," tegasnya.

Pria kelahiran Kabupaten Bone itu menyebutkan PT Vale Indonesia boleh beroperasi asal berada di bawah naungan Pemprov Sulsel.

Ia mengaku bahwa Pemprov Sulsel membuka peluang bagi siapa saja untuk berinvestasi.

"Semua peluang bisa dibuka. Bukan kita menolak investasi, tetapi kita bisa memperbanyak investasi ketika ruang itu diberikan konsesinya lebih luas kepada Pemprov," ujarnya.

Ketika PT Vale Indonesia berada di bawah naungan Pemprov Sulsel, kata dia, Pemprov juga akan mendapat keuntungan yang lebih besar.

Tida seperti sebelumnya yang hanya 1,98 persen.

"Kita bukan menolak investasi atau merusak iklimi investasi. Tetapi tidak membuat monopoli terhadap investasi," jelasnya.

Gubernur Sulsel mengatakan akan memetakan kembali itu zona di PT Vale Indonesia.

Sebab, sejak 54 tahun yang lalu, Andi Sudirman Sulaiman tidak mengetahui perubahan iklim yang terjadi dengan sekarang.

"Jadi harus ada analisis kajian kembali yang mana harus kita tetapkan kembali sebagai zona penghijauan saja," ujarnya. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved