Gowa Urutan Kedua Daerah Penggunaan Produk Dalam Negeri dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Gowa berada di urutan kedua secara nasional terkait penggunaan produk dalam negeri pada proses pengadaan barang dan jasa

TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat rapat bersama SKPD di Kantor Bupati Gowa Jl Masjid Raya, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Sulsel, Rabu (14/9/2022). Gowa berada di urutan kedua secara nasional terkait penggunaan produk dalam negeri (PDN) pada proses pengadaan barang dan jasa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa berada di urutan kedua secara nasional terkait penggunaan produk dalam negeri (PDN) pada proses pengadaan barang dan jasa di tingkat pemerintah kabupaten seluruh Indonesia.

Hal tersebut berdasarkan data Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI.

"Dari data itu disebutkan bahwa Kabupaten Gowa nomor dua di Indonesia yang merealisasikan 'Bangga Buatan Indonesia'," ujar Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Rabu (14/9/2022).

Menurutnya pencapaian ini tentunya merupakan komitmen dari Pemkab Gowa untuk mendukung kebijakan dari pemerintah pusat. 

Apalagi sebut Adnan, sejak adanya program Bangga Buatan Indonesia ini, semua daerah kabupaten dan kota di Indonesia diwajibkan dalam pengadaan barang dan jasa untuk menggunakan produk dalam negeri.

"Itukan merupakan kebijakan dari Bapak Presiden Joko Widodo untuk bisa memprioritaskan produk dalam negeri. Komitmen pemerintah adalah mensukseskan apa yang menjadi amanah dan instruksi dari Bapak Presiden," bebernya.

Adnan menilai kebijakan pemerintah pusat ini tentu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan akan menumbuhkan Usaha mikro kecil menengah (UMKM) khususnya ada di Gowa.

"Sekarang kita didorong pembelanjaan wajib e-Katalog toko daring Mbizmarket dan wajib 40 persen produk dalam negeri dan sekarang kita di nomor dua," ucapnya.

Saat ini realisasi Komitmen Pembelanjaan Produk Dalam Negeri Pemkab Gowa sudah 26,06 persen atau sebesar Rp 129.297.115.787.  

Pemkab Gowa akan terus berkomitmen untuk meningkatan realisasi penggunaan PDN di Pemkab Gowa.

"Karena itu tentu terkait dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gowa dan meningkatkan ekonomi yang ada di Gowa," katanya.

"Kami akan terus berkomitmen akan meningkatkan terkait dengan produk dalam negeri dan juga mendorong UMKM kita yang  potensial untuk masuk pada toko daring ataupun Mbizmarket," lanjutnya.(*)

Laporan Wartawan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved