Polisi Tembak Polisi

Dipecat Polri, Kok Polda Metro Jaya Ingin Siapkan Bantuan Hukum ke Eks Anak Buah Irjen Fadil Imran?

Polda Metro Jaya bakal memberikan bantuan hukum ke AKBP Jerry Raymond Siagian setelah dipecat Polri usai terseret kasus Irjen Ferdy Sambo.

Editor: Sudirman
Tribunnews
AKBP Jerry Raymond Siagian dan Irjen Ferdy Sambo. Polda Metro Jaya bakal memberikan bantuan hukum ke AKBP Jerry Raymond Siagian setelah dipecat Polri kasus Brigadir J 

TRIBUN-TIMUR.COM - Eks Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Raymond Siagian dipecat Polri usai terseret kasus Irjen Ferdy Sambo.

AKBP Jerry Raymond merupakan anak buah Irjen Fadil Imran sebelum dimutasi ke Yanma Polri.

Pemecatan AKBP Jerry Raymond setelah sidang Komisi Kode Etik Polri ( KKEP ).

Baca juga: IPW: Isu Pelecehan Seksual Strategi Irjen Ferdy Sambo dkk Lolos Hukuman Mati

Baca juga: Perkembangan Terbaru Banding Irjen Ferdy Sambo, Siapa Jenderal Bintang Tiga Adili Eks Kadiv Propam?

Namun AKBP Jerry Raymond masih akan melakukan banding setelah dipecat dari Polri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, Polda Metro Jaya siap memberikan bantuan hukum jika AKBP Jerry Raymond Siagian membutuhkan dalam proses selanjutnya.

"Polda Metro Jaya sebagai Polda dimana yang bersangkutan pernah berdinas walaupun sudah ada TR pemindahan menjadi Pamen Yanma Mabes Polri," ungkap Zulpan, Senin (12/9/2022).

Zulpan mengungkapkan keputusan untuk mengajukan banding merupakan hak dari AKBP Jerry Siagian.

"Adanya putusan PTDH yang dijatuhkan kepada mantan Wadirkrimum Polda Meteo Jaya saudara Jerry Siagian, dalam hal ini sikap Polda Metro Jaya adalah mengembalikan kepada yang bersangkutan karena dalam putusan tersebut juga ada hak untuk menyampaikan banding dan sebagainya," ucapnya.

Sekedar diketahui, dalam sidang kode etik, Jerry terbukti melakukan perbuatan tercela.

Selain itu, Jerry juga diberi sanksi administrasi yakni dikurung di tempat khusus (patsus) di Mako Brimob Polri.

"Sanksi administrasi dengan penempatan khusus selama 29 hari dari tanggal 11 Agustus sampai dengan 9 September 2022 di Rutan Mako Brimob Polri dan penempatan di tempat khusus tersebut telah dijalani oleh pelanggar," ucap Kombes Rahmat.

Tak Profesional Tangani Laporan Putri Chandrawati

disidang etik karena diduga tidak professional dalam menangani dua laporan polisi (LP) terkait pengancaman dan pelecehan seksual yang sempat dilaporkan Putri Candrawathi.

"Terkait menyangkut tindak ketidakprofesionalan di dalam penanganan laporan polisi ya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/9/2022).

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved