Sudah Lewat Pertengahan 2022, Serapan Anggaran Pemkab Bulukumba Baru 28,55 Persen

Hingga melewati pertengahan tahun 20222, realisasi atau serapan anggaran bahkan belum mencapai 50 persen. 

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Ilustrasi Serapan APBD. Serapan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), masih sangat rendah 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Serapan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), masih sangat rendah. 

Hingga melewati pertengahan tahun 20222, realisasi atau serapan anggaran bahkan belum mencapai 50 persen. 

Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Bulukumba, Andi Irma Damayanti memaparkan, hingga Juni 2022  pihaknya mencatat serapan anggaran baru baru diangka 28,55 persen. 

Dari kurang lebih Rp1,5 triliun total APBD Kabupaten 2022, baru sekitar Rp400 miliar anggaran yang terserap.

Andi Irma menjelaskan, masih rendahnya serapan anggaran karena masih banyak program yang belum berjalan, khususnya program infrastruktur.

"Kegiatan (pembangunan daerah) banyak di triwulan dua dan tiga, akan program-program besar itu ada di triwulan dua dan tiga sehingga itu yang mempengaruhi realisasi anggaran," jelas Andi Irma, Senin (12/9/2022). 

Menurut Andi Irma, biasanya serapan anggaran di triwulan pertama tahun anggaran memang masih rendah. 

"Semua program infrastruktur yang besar anggarannya itu ada di triwulan dua dan tiga, jadi secara jadwal memang serapan anggaran itu mulai massif di triwulan dua dan tiga dan seterusnya," tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bersama (PKB) Bulukumba, Fahidin HDK, mengatakan, APBD seharusnya dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Fahidin mengingatkan Pemda agar tidak lama-lama menyimpan uang di kas daerah. 

Sama halnya dengan sumbangan ke masjid, kata Fahidin, tidak boleh lama disimpan, karena harus mengalir pahalanya.

Fahidin menggap kondisi rendahnya realisasi anggaran itu berbahaya bagi daerah karena dapat mengakibatkan terhambatnya perekonomian. (TribunBulukumba.com) 

 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved