Wisata Sulsel

Sesepuh Golkar Tana Toraja Curhat Soal Kondisi Wisata Permandian Burake Hills Pasca Covid-19

November tahun 2014 kegiatan pembangunan Permandian Burake Hills ini dimulai dan selesai Juni 2015.

Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Waode Nurmin
TRIBUN TIMUR
Permandian Burake Hills di Buntu Burake, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, lebaran 2018 lalu. Kini permandian yang dikelola sesepuh Golkar Tana Toraja mengeluh karena sepinya pengunjung pasca pandemi Covid-19 

TRIBUN-TIMUR, TORAJA - Permandian Burake Hills di Buntu Burake, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, nampak sepi pengunjung. Senin siang (12/9/22).

Owner Burake Hills, Luther Barrung mengatakan pasca pandemi Covid-19 pengunjung menurun drastis setiap harinya.

"Dimasa Pandemi Covid-19 dan masa peralihan ke Endemi Covid-19, pasti semua tempat pariwisata menurun drastis" Ucapnya.

Mantan Dirjen Parpostel Wilayah Sulawesi tahun 1991-1995 (Direktur Jendral Pariwisata Pos & Telekomunikasi) ini mengatakan, dimasa-masa pandemi ini pentingnya optimis akan adanya secercah harapan.

"Tetap optimis dimasa pandemi menuju endemi ini" Tuturnya.

Pasca masa pensiun, sesepuh Partai Golkar Tana Toraja ini mendeklarasikan akan berbuat sesuatu untuk Tana Toraja.

"Saat saya sudah pensiun, saya kembali ke kampung halaman dan ingin berbuat sesuatu untuk tanah kelahiran saya," ucapnya.

Ia berkeinginan akan adanya Kolam renang yang representatif di Tana Toraja.

"Dengan adanya Burake Hills ini, saya berharap tempat ini menjadi kolam yang dapat diminati semua kalangan dan menjadi kolam yang representatif pertama di Tana Toraja ini" Ucapnya

November tahun 2014 kegiatan pembangunan Permandian Burake Hills ini dimulai dan selesai Juni 2015.

Luther mengatakan anggaran pembuatan Burake Hills Rp 3,7 Miliar.

"Untuk anggarannya itu Rp 3,7 Miliar" Tuturnya.

Pasca pandemi Covid-19, Permandian Burake Hills perlahan sudah ramai dikunjungi di hari minggu dan tanggal merah.

Walaupun situasi cuaca Toraja yang tidak menentu, yang berpengaruh besar akan tingkat kunjungan wisatawan ke lokasi-lokasi wisata di Toraja, Luther Barrung tetap optimis akan perkembangan dunia pariwisata di Indonesia khususnya di Toraja.

"Sebagai manusia, kita tetap harus optimis dimasa sulit sekalipun" Tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved