Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Dirut PSM Munafri Arifuddin Minta PSSI Perbaiki Kualitas Wasit dan Pasang VAR

Wasit Liga 1 2022-2023 menjadi sorotan. Banyak keputusan diambil merugikan tim peserta Liga 1.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Instagram @appi_mika
Direktur Utama PSM, Munafri Arifuddin. Ia meminta PSSI memperhatikan kualitas wasit di Indonesia. Selain itu, sepak bola Indonesia perlu VAR. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Wasit Liga 1 2022-2023 menjadi sorotan. Banyak keputusan diambil merugikan tim peserta Liga 1.

Mulai keputusan penalti, offside, pelanggaran, pemberian kartu dan lain-lainnya. Tak ayal, sejumlah wasit dijatuhi sanksi.

Direktur Utama PSM, Munafri Arifuddin mengatakan, PSSI harus memperhatikan kualitas wasit di Indonesia.

Jangan karena kekurangan tenaga wasit, langsung mengambil sembarangan wasit untuk memimpin pertandingan.

Sambungnya, harus ada peningkatan remunisasi wasit, agar banyak orang tertarik menjadi wasit. Khususnya, orang-orang yang memang ada dalam lingkaran sepak bola.

Baca juga: Donald Bissa Belum Tunjukkan Tajinya Bersama PSM, Respon Bernardo Tavares

Baca juga: Gelandang Muda PSM Ananda Raehan Berambisi Raih Tiga Poin Saat Lawan Persebaya

Contohnya, mantan pemain bisa jadi wasit. Mereka tahu dan mengerti kondisi yang ada.

"Tambah tingkat kesejahteraan wasitnya. Jadi federasi (PSSI) harus mampu jamin bahwa wasit ini adalah wasit-wasit berkaliber," kata pria akrab disapa Appi ini saat ditemui Selasa (7/9/20222).

Appi juga menyarankan, adanya tim pemantau kinerja wasit.

Misalnya, meminta wasit dari AFC yang netral untuk lihat hasil pertandingan, melihat ulang video hasil pertandingan untuk evaluasi di mana letak kesalahan dan sebagainya.

Ia mencotohkan keputusan aneh wasit di laga Persebaya lawan Madura United. Kala itu, bola Persebaya jelas terlihat masuk, tapi dianulir.

Menurutnya, jangan sampai hal ini merusak persepakbolaan di Indonesia. Padahal, sepak bola Indonesia ingin terus diperbaiki.

"Jangan sampai  kita sudah setengah mati perbaiki, wasitnya tidak ikut memberikan support. Padahal itu bagian yang tidak terpisahkan. Bayangkan wasit itu pengadil, apapun yang terjadi di lapangan, keputusannya sangat mutlak. Jadi wasit ini memang harus menjadi perhatian federasi," tegas pria 46 tahun ini.

Tak ayal, Appi berujar, sepak bola Indonesia perlu VAR. VAR patut dicoba dan diusahakan. Meski, ia tahu harganya cukup mahal.

"VAR itu penting, tapi ada yang bilang mahal dan sebagainya, tapi saya bilang kalau mau meningkatkan kualitas, harus diusahakan dulu," bebernya

VAR perlu dicoba, tambah dia, untuk diketahui efek dibuat. Pasalnya, untuk memakai jasa wasit asing  sudah pernah dilakukan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved