Pendidikan

Kisah Sakinah Tidak Sekolah Karena Tak Punya Akta Lahir, Pilih Jual Keripik Ubi Gula Merah

Pasalnya, Sakinah tidak bisa mendaftarkan diri untuk masuk sekolah dasar karena tidak memiliki akta kelahiran.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Muh. Irham
Tribun Pinrang/Nining Anggraeni
Sakinah, gadis kecil penjual kripik ubi gula merah. Ia mengaku tak bisa sekolah lantaran tidak memiliki akte kelahiran 

PINRANG, TRIBUN-TIMUR.COM -  Sakinah (10) warga Jalan Emmi Saelan, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, tidak bisa menikmati pendidikan sekolah seperti teman sebayanya.

Pasalnya, Sakinah tidak bisa mendaftarkan diri untuk masuk sekolah dasar karena tidak memiliki akta kelahiran.

Ia lebih memilih mengais rezeki dengan berjualan keripik ubi gula merah. 

Setiap hari, Sakinah menjual keripik ubi gula merah dengan berjalan kaki dari tempat ke tempat. 

Keripik ubi gula merah yang dijual Sakinah seharga Rp5 ribu. Isinya ada empat. 

Sakinah mengaku tak bersekolah karena tidak memiliki akta kelahiran atau dokumen kependudukan dari dinas terkait.

"Tidak sekolah karena tidak ada akte kelahiran ku," katanya saat berjualan keripik ubi gula merah di salah satu Cafe di Pinrang, Selasa (6/9/2022). 

Sakinah mengaku ingin bersekolah seperti anak-anak sebayanya yang lain.

"Iya mau. Tapi tidak ada akta kelahiran ku," ucapnya. 

Sakinah mengatakan saat ini dirinya tinggal bersama tantenya bernama Imma. 

Imma turut membantu Sakinah berjualan keripik ubi gula merah dengan berkeliling. 

Ia mengatakan, sudah tidak tinggal bersama mamanya. 

"Namanya mamaku Pinna. Tapi tidak tinggal ma sama mama ku. Saya tinggal sama tante ku namanya Imma," tuturnya. 

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pinrang, Budaya Hamid menjelaskan syarat untuk masuk sekolah bagi calon peserta didik harus memiliki dokumen kependudukan.

"Untuk bersekolah itu memang syaratnya harus punya dokumen kependudukan. Coba  komunikasikan ke dinas terkait dan orangtua atau keluarga diharapkan menguruskan berkas anaknya agar bisa bersekolah," imbuhnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved